Direktur Utama Pertamina, Nicke Widyawati dinobatkan sebagai Wanita Paling Berpengaruh di Dunia (Most Powerful Women International) pada tahun 2020 oleh Media bisnis global, Fortune. 

Nicke yang merupakan orang penting di Pertamina tersebut, menempati peringkat 16 dari 50 wanita di dunia yang dinilai memiliki kemampuan mengendalikan perusahaan yang dipimpinnya. Fortune menilai Nicke mampu menangani sebuah perusahaan milik negara dengan pendapatan tahunan lebih dari US$ 54,6 miliar dan 32.000 pekerja di seluruh dunia. 

Berkat kepemimpinan Nicke, pemerintah kembali memberi kepercayaan padanya untuk memimpin perusahaan yang bergerak di bidang migas tersebut. 

Merespon hal tersebut, Nicke bersyukur dan menerima dengan positif karena telah dinobatkan sebagai salah satu wanita paling berpengaruh di dunia oleh Fortune. Nicke menilai penghargaan dari Fortune ini tak hanya untuk dirinya seorang, melainkan apresiasi untuk seluruh tim Pertamina.

Sebagai orang yang berada di pucuk tertinggi kepemimpinan BUMN Migas nasional, Nicke memiliki tanggung jawab untuk memastikan Pertamina terus memberikan energi untuk bangsa dan negara, sera membawa Pertamina sebagai perusahaan energi global yang menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi nasional. 

"Tantangan masa depan energi sudah di depan mata, dan kami tetap memprioritaskan pengabdian pada bangsa, pelayanan masyarakat, dan menjawab tantangan energi global. Posisi ini merupakan hasil dari kerja keras seluruh elemen di Pertamina dan juga dukungan seluruh stakeholder dan bangsa Indonesia," ujar Nicke, seperti yang dikutip dari siaran pers, Jumat (23/10/2020).

Fortune juga menilai, sebagai dirut pertamina Nicke Widyawati sangat layak menempati peringkat 16 karena mampu mengendalikan perusahaan selama masa pandemi Covid-19. Berkat Nicke, kerugian Pertamina dapat ditekan jauh lebih baik dari perusahaan migas global lainnya.

VP Corporate Communication Pertamina, Fajriyah Usman menuturkan, daftar ini merupakan peringkat tahunan khusus menyoroti wanita paling berpengaruh dalam bisnis internasional. Nicke Widyawati merupakan satu-satunya wanita Indonesia yang masuk dalam daftar 50 wanita Paling Berpengaruh di Dunia versi Fortune tahun 2020.  

Lebih lanjut, Fortune juga menempatkan Dirut Pertamina lebih unggul dari CEO berbagai perusahaan terkenal di kancah global, seperti Temasek yang merupakan BUMN terbesar di Singapura, Shell perusahaan migas multinasional asal Belanda, serta CEO terkemuka lainnya seperti Unilever, PepsiCo, Novartis, Puma Energy, Starbucks, Morgan Stanley, dan sebagainya.

"Pencapaian ini membanggakan Pertamina dan juga Indonesia. Ibu Nicke telah mewakili seluruh perempuan di Indonesia dalam pengakuan dunia," kata Fajriyah. 

Fajriyah yakin pengakuan ini menjadi inspirasi dan teladan bagi seluruh pekerja Pertamina untuk terus bekerja keras memberikan energi serta membawa Pertamina sebagai perusahaan migas global. 

Hal yang menjadi perhatian Direksi Pertamina, Dewan Komisaris, dan seluruh jajaran manajemen Pertamina saat ini adalah bagaimana mengelola perusahaan yang dapat menghasilkan kinerja terbaik dan dapat berkontribusi bagi bangsa dan negara. 

“Kami berharap kepercayaan Internasional terus meningkat kepada Pertamina yang mengemban visi sebagai perusahaan energi nasional kelas dunia dan mampu menghadapi tantangan energi global ke depan," pungkasnya.