Mari kita bicara tentang buang angin atau kentut.

Buang angin memang hal manusiawi, tapi membuangnya tetap harus ada etika. Selain tahu etika tentang buang angin atau kentut, kayaknya kamu juga harus tahu penyebab kenapa kentutmu bau, deh.

Kentut yang baunya enggak wajar bisa jadi pertanda kalau perutmu sedang ada masalah. Jangan sampai angin di tubuhmu yang keluar dari anus jadi bahan tertawaan padahal harus dikenali dengan baik supaya enggak jadi penyakit.

Berikut ini adalah penyebab dari bau kentut yang enggak wajar. Ayo scroll yuk!

1. Intoleransi Laktosa

Kondisi tubuh di mana enggak bisa mencerna laktosa yang terdapat pada produk olahan susu.

2. Konsumsi antibiotik

Beberapa antibiotik memiliki efek untuk membunuh bakteri baik di saluran pencernaan. Jika bakterinya hilang, proses pembusukan pada pencernaanmu juga bisa terganggu dan akibatnya kentutmu bau.

3. Makan serat tinggi

Makanan yang kaya akan serat tinggi membuat tubuhmu susah untuk mencerna. 

4. Sembelit

Feses/tinja yang harusnya dikeluarkan malah tertahan di usus besar. Rasanya sakit sekali dan bau kentutnya enggak hilang-hilang.

5. Kanker usus besar

Kanker usus besar karena adanya sumbatan di usus. Hal ini dapat terjadi karena pola makan yang enggak benar atau kamu sengaja makan menelan benda asing, maka terjadilah penumpukan tinja di dalam usus.

Bahaya juga, ya, jika kentut baumu didiamkan saja. Ternyata bisa menyebabkan penyakit-penyakit dalam yang bisa menyebabkan sakit komplikasi sampai kematian. 

Gimana sih supaya kentutmu enggak bau?

Caranya mudah saja, Beauty. Jangan makan terburu-buru sehingga saluran pencernaanmu bisa mencerna dengan mudah.

Olah masakan sampai matang dan perhatikan kebersihan makananmu. Pastikan juga makanan yang kamu makan itu layak dimakan!

Hindari makanan yang bisa membuat kentutmu bau, seperti bawang, telur, jengkol, kubis, dan bahan makanan lainnya yang memiliki bau kuat.

Hindari minuman beralkohol, soda dan rokok karena hal-hal tersebut dapat menghasilkan banyak gas di perut yang jika keluar baunya sangat 'sedap'.