Saat dihadapkan dengan keadaan genting atau sesuatu yang enggak memungkinkan untuk buang air kecil, beberapa orang tentu pernah memutuskan untuk menahan buang air kecil. Walaupun terlihat sepele, nyatanya menahan buang air kecil dapat menghadirkan sejumlah masalah pada tubuh, salah satunya yaitu kerusakan ginjal.

Melansir dari laman The List, Senin (02/11/2020) Menurut Ahli Urologi dari New York, Alex Shteynshlyuger, M.D., dalam kasus jangka panjang, menunda buang air kecil dapat menyebabkan kerusakan ginjal. Kandung kemih terhubung dengan saluran lain seperti ginjal. Ginjal membuat urin dari kelebihan air dalam aliran darah. 

Baca Juga: Sudah Remaja Tapi Masih Sering Ngompol? Ini 6 Kemungkinan Penyebabnya

Enggak hanya itu, jika tidak 'mengosongkan' kandung kemih secara cukup, bakteri akan berkembang biak dalam kandung kemih dan menyebabkan infeksi saluran kemih. Infeksi ini terjadi karena bakteri telah berhasil masuk ke saluran kemih. Gejalanya, seperti sensasi panas pada kandung kemih, nyeri pada pelviks dan sering buang air kecil.