Ilustrasi anak sedang sakit. (Pinterest/Freepik)
Moms, kasus gagal ginjal akut misterius yang sebelumnya menyerang Gambia, kini juga menyerang anak-anak Indonesia. Setidaknya, hingga Rabu (19/10/2022) kemarin, kasus gangguan ginjal akut misterius ini sudah menyerang 206 anak.
Terkait kasus tersebut, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI pun merilis daftar rumah sakit (RS) yang bisa menjadi rujukan untuk pasien gagal ginjal akut progresif atipikal pada anak.
Plt Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan Kemenkes, Murti Utami, menuturkan, rumah sakit yang bisa melakukan tata laksana awal anak dengan gangguan ginjal akut harus memiliki sejumlah fasilitas, antara lain yakni ruangan intensif berupa High Care Unit (HCU) dan Pediatric Intensive Care Unit (PICU).
"Fasilitas pelayanan Kesehatan yang tak memiliki fasilitas dimaksud dan/atau sarana prasarana lain sesuai dengan kebutuhan medis pasien harus melakukan rujukan ke Rumah Sakit yang memiliki dokter spesialis ginjal anak dan fasilitas hemodialisis anak," terang Murti, melalui surat edaran sebagaimana dikutip dari detikcom, Kamis (20/10/2022).
Dan, berikut adalah daftar 14 rumah sakit rujukan anak untuk mendeteksi gangguan ginjal akut tersebut, Moms:
Lebih lanjut, Murti mengimbau agar anak-anak yang memiliki gejala awal gangguan ginjal akut harus segera dibawa ke rumah sakit terdekat untuk diperiksa.
Selanjutnya, pihak rumah sakit akan melakukan pemeriksaan laboratorium ureum, kreatinin dan pemeriksaan penunjang lain, serta melakukan observasi.
Jika dalam 1x24 jam pasien tidak mendapatkan penanganan, fasilitas kesehatan harus melakukan rujukan ke rumah sakit rujukan dialisis anak.
Semoga informasinya bermanfaat, ya Moms!
Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.