Menu

Sering Keliru! Moms Ini Perbedaan Bruntusan dan Penyakit Kulit Moluskum Kontagiosum pada Anak

Nada Saffana
05 November 2020 14:30 WIB
Sering Keliru! Moms Ini Perbedaan Bruntusan dan Penyakit Kulit Moluskum Kontagiosum pada Anak

Ilustrasi penyakit kulit pada punggung anak. (pinterest/freepik)

HerStory, Jakarta —

Anak-anak mudah tertular penyakit kulit. Salah satunya adalah penyakit kulit Moluskum Kontagiosum (MK). Orang tua kerap kali menanggap MK sebagai bruntusan padahal itu merupakan dua hal yang berbeda.

dr. Anthony Handoko, SpKK, FINSDV, CEO Klinik Pramudia menjelaskan bahwa penyakit kulit MK disebabkan oleh poxvirus yang dapat menular melalui kontak kulit, saling bertukar pakaian, hingga menyentuh benda yang digunakan oleh penderita.

"Sebenarnya sangat mungkin itu (Moluskum Kontagiosum) dipikir bruntusan," ujar dr. Anthony dalam Virtual Media Briefing, Rabu (4/11/2020).

Berdasarkan paparan dr. Anthony, penyakit kulit MK dan bruntusan dapat dibedakan berdasarkan bentuknya. Selain itu, MK rentan menyerang bagian sekitar punggung, kaki, tangan dan dada anak-anak.

"Bruntusan tuh pada umumnya bersifat lebih merah dan gatal karena kadang-kadang ada sisik-sisiknya juga, tapi kalau moloskum tidak merah, tidak gatal, tidak ada sisik, biasanya hanya tunggal walaupun dia menyebar bisa berkelompok," terang dr. Anthony.

"Kalau bruntusan hampir rata biasanya di dada dan di punggung," lanjutnya.