Menu

Ngaku Pernah Minder, Luna Maya Tak Percaya Diri dengan Bagian Tubuhnya Ini

09 November 2020 16:05 WIB
Ngaku Pernah Minder, Luna Maya Tak Percaya Diri dengan Bagian Tubuhnya Ini

Luna Maya. (Instagram/lunamaya)

HerStory, Bogor —

Siapa tak kenal Luna Maya? Memiliki paras cantik dan tubuh yang tinggi, rupanya masih saja membuat artis kelahiran tahun 1983 ini merasa minder. Bahkan Luna Maya mengaku dulu ia sangat tak percaya diri dengan baian tubuhnya ini.

Kerap dipuji karena memiliki bola mata yang indah, Luna Maya justru pernah membenci matanya yang terlihat belo. Hal ini lantaran ia sering kali disangka galak, karena matanya yang seakan-akan memelototi orang tersebut.

Melalui akun YouTube Harper's Bazaar Indonesia, dikutip Senin (9/11/2020). Luna Maya membagikan ceritanya di hadapan Dave Hendrik mengenai alasan kenapa ia membenci matanya.

Di tengah pembicaraan, tiba-tiba Dave memperhatikan warna mata Luna Maya yang unik. 

"Aku tuh ngobrol sama kamu ya, kan sinar matahari dari sebelah sana (belakang Luna). Gua akhirnya baru melihat mata lu tuh cokelatnya hazelnut ya Lun Ya Allah," ucap Dave memberikan pujian.

Luna Maya mengiyakan dan membalasnya dengan nada candaan.

"Iya, mungkin agak ijo dikit," Katanya sambil tertawa.

Kemudian, Dave penasaran dengan soal fitur wajah yang dianggap Luna Maya paling menonjol. Wanita berusia 37 tahun ini pun menjawab bagian mata.

"Jadi gini, ya yang tadi kamu bilang barusan gitu, sebelumnya aku pernah membenci mataku. Sebel dulu," kata Luna Maya.

Luna Maya pun mencurahkan isi hatinya. Karena memiliki mata yang belo, ia selalu disangka galak oleh orang-orang.

"Kita diem aja tuh dibilang 'Ih jangan galak-galak dong.' Padahal lagi enggak galak, lagi enggak mikirin apa-apa, tapi memang bentukannya begitu. Orang tuh mikir kayak 'Ih jangan melotot dong.' Padahal sebenernya aku nggak melotot. Jadi sebel, aduh ya ampun kok mata gue begini ya? Suka diprotes sama orang-orang," lanjutnya.

Kendati demikian, banyak juga yang memuji Luna Maya, lantaran memiliki mata yang indah. 

"Tapi semakin ke sini banyak yang bilang 'Mata lo bagus ya' gitu. Gue enggak ngerti maksudnya itu ngomong bagus tuh kayak gimana? Kan gue sering dibilang mata gue belo trus yang kayak 'Jangan melotot dong.' Kayak bingung gitu."

Hal itulah yang membuat Luna Maya perlahan-lahan sanggup menerima bentuk matanya yang belo itu dan menganggapnya sebagai kelebihan.

"Akhirnya gue mulai menerima hal yang paling gue enggak suka sebelumnya. Dan mata adalah jendela jiwa." pungkasnya.

Baca Juga: 20 Tahun di Dunia Hiburan, Begini Cara Luna Maya Hadapi Rintangan dalam Kariernya

Baca Juga: Berawal Sebagai Model, Simak Cerita Sukses Luna Maya di Dunia Hiburan

Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.