Mempunyai bulu yang lebat rasanya sangat mengganggu. Cukur berkali-kali, tumbuhnya malah makin lebat. Mau waxing tapi takut sakit. Ya, semua hal yang dilakukan demi kecantikan memang harus melalui proses dan konsekuensi, salah satunya rasa sakit.

Terlepas dari rasa sakit, waxing masih merupakan metode penghilangan rambut yang populer, karena hasil akhir yang bersih serta bertahan lebih lama daripada mencukur biasa. 

Apakah kamu sedang bersiap untuk mendapatkan waxing pertama atau ingin membuat wax berikutnya lebih tertahankan, cari tahu apa yang harus dilakukan sebelum waxing agar hasilnya maksimal juga jauh dari rasa sakit.

1. Persiapkan Area

“Sebelum melakukan waxing, akan sangat membantu untuk mengelupas kulit dari sel-sel mati dan memungkinkan rambut menembus permukaan,” kata Nandi Wagner, teknisi di salah satu pos terdepan Bliss Salon di New York City, dilansir dari Instyle.com. Exfoliator lembut seperti Fresh Brown Sugar Body Polish akan mengelupas kulit mati tanpa mengiritasi area sensitif.

Wagner juga merekomendasikan perawatan kulit dengan pembersih antiseptik seperti Cetaphil Gentle Cleansing Bar untuk menghilangkan bakteri di permukaan dan mencegah infeksi setelah waxing.

2. Sinkronasi waktu

Melakukan waxing tepat sebelum haid mungkin tampak logis, tetapi jika kamu menjadwalkan janji temu seminggu sebelum waktunya, itu lebih baik.

"Waktu terbaik untuk datang ke layanan waxing adalah sekitar dua minggu setelah siklus haidmu, karena hormon kamu cukup seimbang pada saat itu dan kamu dapat menghindari ketidaknyamanan ekstra," jelas Wagner. 

3. Pertimbangkan Pilihan Waxing

Dua teknik yang biasa digunakan di salon: hard wax dan strip wax

Hard Wax, kata Wagner adalah pilihan yang baik untuk area bikini karena bekerja dengan baik di area sensitif tubuh. Untuk meringankan ambang rasa sakit, Wagner merekomendasikan untuk membuat janji temu di salon seperti Bliss, yang mengoleskan lapisan minyak ke area sebelum lilin keras, karena ini menciptakan penghalang yang mencegah lilin menempel pada kulit, yang dapat membuat waxing lebih menyakitkan. Di sisi lain, strip wax dapat dilepas lebih cepat tanpa meninggalkan residu.

4. Pertimbangkan Panjang Bulu Tubuhmu

Panjang bulumu membuat perbedaan besar, kata Kaulesar, yang menyarankan untuk menghindari pemangkasan sampai rambut mencapai panjang sebutir beras (sekitar seperempat inci), yang ideal untuk rambut menempel pada wax. Jika kamu perlu memangkas sebelum mendapatkan wax, gunakan pemangkas yang dirancang khusus untuk rambut umum seperti Venus Bikini Precision Women's Trimmer.

5. Pengobatan Ringan

Minum obat pereda nyeri dalam 45 menit setelah waxing untuk menghilangkan rasa sakit yang akan kamu alami. Tetapi Wagner mengatakan untuk menghindari aspirin karena mengencerkan darah, yang dapat meningkatkan rasa sakit dan kemungkinan pendarahan.

6. Jangan Takut Memberi Tahu Waxer Tentang Apa yang Kamu Mau

Penting untuk diingat bahwa meskipun waxer di salon kamu adalah seorang spesialis dan ahli tubuh, mereka juga manusia biasa. 

“Tujuan kami adalah membuat setiap klien merasa sesantai mungkin,” kata Kaulesar. 

Baca Juga: Waxing Bulu Hidung, Amankah?

Jadi, jangan takut untuk memberi tahu spesialis apa yang Anda inginkan. "Gaya perubahan bulu dan preferensi setiap orang itu unik," tambahnya. "Kami (waxer) menyesuaikan perawatan waxing kami dengan gaya apa pun yang membuat client merasa itulah yang terbaik sesuai keinginannya.”