Pandemi virus corona sudah berlangsung sejak awal tahun 2020. Hampir setahun sudah masyarakat harus patuh melakukan karantina diri di rumah. Rupanya hal ini berpengaruh terhadap keharmonisan hubungan di dalam rumah.

Saat melakukan masa karantina, orang-orang yang biasanya menghabiskan aktivitas di luar rumah menjadi terbatas. Selain itu, pekerjaan kantor harus digabungkan dengan mengurus kebutuh rumah, seperti memasak dan menjaga anak di waktu yang bersamaan.

Menurut data SurveyMETER di bulan Juli 2020, tingkat kecemasan dan depresi penduduk Indonesia pada masa pandemi cukup tinggi, yaitu 55i 3.533 responden mengalami kecemasan, dan 58% di antaranya mengalami depresi. Hal-hal eksternal seperti perubahan kondisi perekonomian, pendidikan, ataupun sosial menjadi penyebab munculnya stresor internal rumah tangga yang dapat mengganggu efektivitas komunikasi pasangan dalam hubungan pernikahan.

Baca Juga: Survei: 3 Masalah Ini Jadi Pemicu Pasangan Berselingkuh Lho, Percaya Nggak?

Faktanya, Kemenkominfo mencatat ada sekitar 1.387 hoaks yang beredar di tengah pandemi Covid-19 selama periode Maret 2020 hingga Januari 2021. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas