Untuk memenuhi kebutuhan gizi bayi, Moms harus memberikan berbagai variasi MPASI sehat untuk si kecil. Salah satunya brokoli. Pilihlah brokoli yang masih bagus, dengan kuntum yang masih padat, serta warna hijau tua yang segar.

Untuk memasukkan brokoli sebagai menu MPASI, Moms perlu menunggu hingga Si Kecil berusia 8–10 bulan, karena pada umur ini, sistem pencernaannya sudah lebih matang. Pasalnya, brokoli mengandung gula rafinosa yang dapat menyebabkan perut begah jika tak tercerna dengan baik. Merangkum dari berbagai sumber, Selasa (10/11/2020) berikut manfaatnya.

1. Memelihara kesehatan pencernaan

Saluran pencernaan yang sehat dapat menyerap nutrisi dari makanan secara optimal. Saluran pencernaan yang sehat juga cerminan sistem imun yang sehat. Oleh karena itu, kesehatan sistem pencernaan Si Kecil perlu dijaga. Salah satu caranya adalah dengan rutin mengonsumsi brokoli.

Kandungan serat dan kadar air yang tinggi dalam brokoli dapat membantu meningkatkan pergerakan usus, melancarkan pencernaan makanan, dan meningkatkan jumlah bakteri baik (probiotik). Jadi, bayi yang mendapatkan nutrisi ini dengan cukup juga bisa terhindar dari gangguan pencernaan, seperti sembelit dan diare.

2. Menjaga kesehatan mata

Kesehatan mata perlu dijaga sedini mungkin. Pasalnya, mata sangat berperan penting dalam proses tumbuh kembangnya. Salah satu cara untuk menjaga kesehatan mata Si Kecil adalah memberikannya brokoli sebagai menu MPASI. Brokoli mengandung vitamin A dan senyawa lutein, zeaxanthin, dan beta karoten, yang berkontribusi untuk menunjang kesehatan mata bayi.

Baca Juga: Resep Puree Pisang dan Alpukat, Cocok Jadi Menu MPASI untuk Bayi 6 Bulan