Menginjak usia remaja, anak akan mulai berpikir secara dewasa dan bisa melakukan segala hal sendiri. Tentunya ia tak lagi harus bergantung pada orang tuanya dalam melakukan sesuatu. 

Tak hanya itu, anak juga mulai tak ingin orang tuanya tahu apa yang ia lakukan. Bahkan tak jarang anak mengunci pintu kamarnya karena tak mau ada yang mengganggu. Pada dasarnya perilaku anak yang seperti ini masih terbilang wajar sehingga Moms tak perlu khawatir atau takut akan tindakannya.

Melansir dari Parents.com (11/11/2020), ini dia cara tepat memberikan privasi pada anak yang sedang dalam fase memasuki masa remaja. Scroll, ya, Moms!

1. Berikan ruang untuknya sendiri

Memasuki usia remaja penting memberikan mereka ruang untuk mereka sendiri. Mereka bisa menjadi lebih bebas berekspresi tanpa dilihat oleh orang lain. Perlu diingat, jika anak menutup pintunya, Moms jangan langsung membuka pintu. Ketuklah terlebih dahulu dan tunggu sejenak sebelum membuka pintu.

2. Berikan batasan privasi

Memberikan privasi memang penting, tetapi jangan sampai terlalu bebas, ya. Terutama saat anak sering menggunakan internet. Lebih baik jangan berikan anak bermain internet sendirian di dalam kamarnya. Letakkan gadget atau berikan aturan pada anak untuk tak bermain internet di dalam kamar. Batasi juga akses internet anak agar tetap aman. Seperti yang diketahui, internet penuh akan berbagai macam laman yang buruk dan bisa berakibat buruk untuk anak.

Baca Juga: Kapan Gigi Susu Anak Berganti Menjadi Gigi Permanen?