Semakin bertambahnya umur, tak jarang si kecil mulai bisa memilih sendiri makanan apa yang ia sukai. Akibatnya si kecil menjadi susah makan. Padahal di umurnya yang sekaranglah menjadi waktu yang tepat untuk pertumbuhannya.

Jika si kecil tak mendapatkan nutrisi yang cukup, hal ini bisa mengganggu pertumbuhannya. Kondisi ini pastinya membuat orang tua menjadi kesulitan dan kebingungan bagaimana memberi makan pada si kecil agar asupan nutrisinya tetap terjaga.

Akan tetapi, Moms sekarang tak perlu lagi khawatir saat si kecil sulit untuk makan. Moms bisa atasi dengan terapi makan atau feeding therapy.

Feeding Therapy atau terapi makan

Mengutip dari berbagai sumber, terapi makan merupakan cara yang dilakukan untuk membantu anak yang sulit atau susah makan. Biasanya cara ini dilakukan dengan seorang ahli terapis. 

Terapis ini tentunya akan memerlukan bantuan dari orang tua atau pengasuh si kecil untuk membantunya lebih mudah makan. Terapis akan melakukan terapi dengan membuat proses makan menjadi lebih menyenangkan sehingga anak juga akan menikmati makanannya.

Baca Juga: Seberapa Sering Anak Harus Buang Air Besar?

Sebelum memberikan terapi makan pada si kecil, sebaiknya Moms memahami kondisinya terlebih dahulu. Beberapa kondisi si kecil yang memerlukan terapi makan adalah sebagai berikut.

  • Sering batuk saat makan
  • Sulit mengunyah makanan
  • Sulit menelan atau menolak menelan makanan tertentu
  • Menghindar atau sensitif terhadap makanan tertentu
  • Rewel
  • Sering muntah saat atau setelah makan dan minum
  • Waktu menyusui yang lama, bayi 30 menit, balita, 30-40 menit.