Penggunaan concealer di bawah mata (Pinterest/Edited by HerStory)
Ingin tahu bagaimana cara mengaplikasikan concealer dengan benar? Cara kamu memakai concealer sama pentingnya dengan concealer itu sendiri.
Beauty bisa saja memiliki concealer dan alas bedak terbaik di dunia, tetapi jika kamu menggunakannya enggak benar, yang tadinya concealer bagus bisa jadi bencana.
Berikut ini adalah enam hal yang dikatakan oleh ahli tata rias tentang kesalahan dalam menggunakan concealer, dan cara memperbaikinya untuk selamanya supaya enggak salah-salah lagi yang dilansir dari Glamour.com.
Enggak semua jenis concealer dibuat sama. Cara menggunakan concealer dan foundation untuk menyembunyikan jerawat berbeda dengan cara mengaplikasikan concealer untuk lingkaran hitam.
Kamu sebaiknya perlu memilih satu concealer untuk noda dan bintik hitam dan satu lagi untuk lingkaran bawah mata.
"Concealer bagian bawah mata harus enggak terlalu kering dan tekstur serta konsistensinya enggak terlalu kental dibandingkan dengan concealer jerawat," jelas penata rias selebriti Mai Quynh.
Ada momen pagi di mana Beauty enggak bisa melakukan apapun sampai bekas jerawat yang tersisa tertutupi concealer. Namun dalam banyak kasus, sebenarnya lebih baik mengaplikasikan alas bedak terlebih dahulu meskipun hanya lapisan tipis di area yang paling membutuhkannya.
Dengan meminimalkan bintik-bintik dan bisa mengurangi jumlah concealer yang harusnya kamu aplikasikan.
"Saya hanya merekomendasikan penggunaan concealer sebelum alas bedak jika kamu memiliki banyak noda untuk ditutup dan kamu perlu menggunakan banyak sekali concealer tebal untuk mengoreksi bagian yang tertutup," kata Quynh.
"Kemudian kamu bisa membubuhkan sedikit atau mengoleskan alas bedak di atas concealer untuk cakupan dan pencampuran ekstra."
Sering terjadi. Apalagi jika lingkaran hitam menjadi perhatian utamanya, coba atasi dengan concealer warna peach.
Penata rias Katie Jane Hughes menyarankan bahwa jika kamu ingin menyembunyikan lingkaran hitam, jangan mulai dengan alas bedak atau concealer terlebih dahulu. Sebagai gantinya, pilih concealer warna peach, untuk membantu menyeimbangkan warna gelap tersebut.
Kemudian, setelah warna peach tercampur rata, tutupi dengan concealer yang kamu biasa gunakan di seluruh wajah. Dengan begini, daerah yang memiliki warna lebih gelap akan tertutup dengan sempurna.
Menggunakan concealer dengan jari memang sungguh praktis dan enggak butuh cuci-cuci kuas. Faktanya memang untuk kulit halus di bawah mata, kehangatan dari jari bisa membantu menghangatkan riasan sehingga lebih mudah menyatu dan mulus.
Sedangkan untuk noda dan bintik hitam, jari bukanlah alat penyamaran terbaik. Kamu memerlukan sesuatu yang lebih bisa menuju pada menutup warna target yang kehitaman daripada make upmu nantinya terlihat belang karena hanya terfokus pada titik hitamnya saja.
Untuk bercak gelap yang lebih besar, gunakan beauty blender. Ini akan membantu kamu melapisi concealer yang cukup untuk mengimbangi pigmen gelap sambil membaurkan tepinya secara menyeluruh ke wajah.
Make up dengan teknik layering harus memeperhatikan kecocokan warna dan tekstur. Seperti concealer dengan bedak.
Bedak biasanya digunakan agar mengunci warna agar tetap terjaga.
"Dengan jerawat yang lebih baru, kulit bisa kencang, jadi penting untuk mengatur concealer dengan bedak agar gak bergerak," kata Quynh.
"Beberapa jerawat bisa menjadi lebih kering — kulit di sekitar atau di atasnya, karena telah dirawat dengan asam salisilat (dari gel anti jerawat yang digunakan), jadi menambahkan bedak bisa membuatnya terlihat sangat kering," kata Quynh.
"Dalam hal ini, lebih sedikit lebih baik kamu enggak usah menggunakan bedak."
Kamu masih bisa menggunakan concealer di area bawah mata dengan bedak jika perlu, tetapi lakukan secukupnya. Pilihlah bedak yang ringan dan tembus cahaya daripada yang berat, matte, dan menyerap minyak.