Ilustrasi suasana Iduladha. (HerStory/Wafi)
Umat muslim di seluruh dunia tengah berbahagia karena semakin dekat perayaan Iduladha 1444 H. Umat muslim berlomba-lomba mendapatkan pahala.
Namun, sayangnya ada beberapa wanita muslim yang tak bisa melangsungkan salat Iduladha dan puasa Sunah Arafah.
Tapi, kalian gak usah khawatir, Beauty. Ada beberapa amalan Iduladha yang bisa kamu lakukan meski sedang haid. Apa saja ya? Check this out!
Nabi Muhammad SAW memerintahkan wanita yang sedang haid untuk tetap keluar rumah dan berangkat ke lokasi pelaksanaan salat Idualdha.
Imam As-Syaukani berkata: “Ketahuilah bahwasanya Nabi SAW terus-menerus mengerjakan dua shalat Ied ini dan tidak pernah meninggalkannya satu pun dari beberapa Ied. Nabi memerintahkan umatnya untuk keluar padanya, hingga menyuruh wanita, gadis-gadis pingitan dan wanita yang haid”.
Selain itu, Nabi Muhammad SAW meminta wanita yang sedang haid ini untuk menyimak khutbah yang diberikan kepada jamaah ketika mereka selesai melaksanakan sholat ied. Agar mereka juga merasakan keberkahan yang Allah berikan di hari kemenangan tersebut.
"Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam memerintahkan kami untuk mengajak keluar gadis yang baru baligh, gadis-gadis pingitan, dan orang-orang haid untuk menghadiri shalat Idul Fitri dan Idul Adha."
"Saya bertanya: Ya Rasulullah, ada yang tidak memiliki jilbab? Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Hendaknya saudarinya meminjamkan jilbabnya.” (HR. Bukhari dan Muslim).
Dalam sebuah hadits riwayat, doa disebut sebagai mukhkhul ibadah atau nyawa dari ibadah. Doa bisa dilafalkan dengan bahasa apa saja yang dikuasai, dapat dibaca kapan saja, dan oleh siapa saja, termasuk juga wanita yang sedang haid atau nifas sekalipun.
Dengan demikian amalan Idul Adha bagi yang haid tersebut, tak menutup kemungkinan untuk tetap mendapatkan pahala dari Allah SWT meskipun mereka tak bisa ikut menunaikan ibadah Sholat Iduladha 2023 secara berjamaah.