Ilustrasi sedang sakit gigi. (Pinterest/Freepik)
Ada banyak gejala dan tanda penderita diabetes yang jarang disadari sering bermunculan di tubuh. Paslanya, sejumlah tanda itu dianggap normal dan enggak ada kaitannya dengan gejala diabetes. Sebab itu, tak sedikit di antaranya yang menggap sepele saat munculnya tanda dan gejala diabetes yang dianggap normal, salah satunya ialah sakit gigi.
Beauty, mungkin sering beranggapan kalau sakit gigi biasanya disebabkan karena adanya kuman dan bakteri yang bersarang di dalam mulut, gigi berlubang, atau bahkan karena tak menjaga kesehatan gigi dan mulut dengan baik. Tapi kalau gigi terasa sakit terus menerus meski sudah diobati, ini bisa menjadi salah satu tanda tengah mengidap diabetes.
Kok bisa ya?
Disadur dari laman Huffpost, Selasa (25/7/2203), Profesor Kedokteran Gigi di Universitas Coulumbia menuturkan bahwa kondisi gigi, mulut, dan gusi dapat memberikan petunjuk kepada dokter tentang masalah medis. Salah satunya ada kaitannya dengan diabetes.
"Kondisi gusi yang terlihat tak sehat telah dibuktikan memiliki kaitan dengan diabetes. Seorang dokter gigi mungkin dapat membantu mengidentifikasi diabetes yang tidak terdiagnosi," ujar Panos Papapanou, DDS.
Hubungan antara keduanya disebabkan karena diabetes meningkatkan risiko penyakit gusi. Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan di Diabetologia ketika terjadi peradangan pada gusi tentu akan berdampak negatif pada kemampuan tubuh untuk mengatur gula darah. Dan bisa jadi radang gusi yang menyebabkan hubungan antara penyakit gusi, diabetes dan periodontitis, menurut American Academy of Periodontology.
Selain itu, penderita diabetes tiga kali lebih mungkin mengalami jenis penyakit gusi yang paling parah ini. Jadi, jika kamu menderita diabetes atau penyakit kardiovaskular, jaga kesehatan mulut. Ada kemungkinan bakteri dapat berada di bawah gusi yang meradang dan memperburuk penyakit diabetes.
Semoga bermanfaat!