Menu

Bukan Sekadar Fashion, PURANA Bawa Semangat Sirkular Lewat 'Renjana Perca'

16 Agustus 2026 14:58 WIB
Bukan Sekadar Fashion, PURANA Bawa Semangat Sirkular Lewat 'Renjana Perca'

Sumber: istimewa

HerStory, Jakarta —

Fashion kini tak hanya berbicara tentang tren dan estetika, tetapi juga bagaimana sebuah karya dapat memberi dampak terhadap lingkungan. Semangat tersebut diangkat PURANA melalui “PURANA 17: Renjana Perca”, sebuah gerakan yang memadukan fashion, seni, budaya, dan ekonomi sirkular dalam perayaan 17 tahun perjalanan rumah mode tersebut.

Digelar di Main Atrium East Mall, Grand Indonesia, pada 14–23 Agustus 2026, “Renjana Perca” hadir dalam rangka menyambut Bulan Kemerdekaan Republik Indonesia. Inisiatif ini mengusung semangat Kemerdekaan Berkarya sekaligus menjadi bagian dari upaya PURANA mendorong gerakan kebanggaan nasional menuju ekonomi sirkular.

Bagi PURANA, “Renjana Perca” bukan sekadar perhelatan temporer. Gerakan ini menjadi kelanjutan dari perjalanan kolaborasi selama 17 tahun antara Founder & CCO PURANA, Nonita Respati, dengan para seniman dari berbagai penjuru Nusantara.

Melalui kolaborasi tersebut, kekayaan budaya, flora, fauna, lingkungan, serta berbagai narasi Indonesia diterjemahkan ke dalam motif khas PURANA. Sebanyak 12 seniman kolaborator turut terlibat dalam gerakan ini, mulai dari talenta muda hingga maestro seperti Sutjipto Adi.

“Selama 17 tahun, perjalanan PURANA dalam menghidupkan filosofi ‘Livable Art’ bukanlah perjuangan saya seorang diri. Saya sangat bersyukur dapat senantiasa berkolaborasi erat dengan para seniman hebat dari seluruh penjuru Indonesia untuk mengabadikan kekayaan warisan budaya, flora, fauna, lingkungan, serta narasi Nusantara ke dalam setiap motif PURANA,” ujar Nonita.

Ketika Limbah Plastik Diubah Menjadi Serat Kain

Salah satu sorotan dalam pembukaan “Renjana Perca” adalah demonstrasi langsung Waste-to-Weave yang dilakukan Nonita Respati. Dalam kesempatan tersebut, ia memperlihatkan bagaimana limbah botol plastik dapat diolah menjadi serat kain dan kemudian menjadi pintalan serat benang tekstil.

Demonstrasi ini menunjukkan bagaimana material yang sebelumnya dianggap sebagai limbah dapat diolah kembali menjadi tekstil bernilai tinggi. Inisiatif tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya PURANA memperkenalkan praktik circular fashion di Indonesia.

Semangat sirkular juga terlihat dari ruang pameran yang digunakan. Instalasi spasial tersebut dirancang oleh seniman Arief Susanto dan difabrikasi oleh DusDukDuk menggunakan 100 persen kardus daur ulang.

Struktur tersebut dirancang agar dapat dibongkar dan didaur ulang kembali setelah acara, dengan target mencapai near-zero post-event waste.

Seni dari Sisa Kain Perca

Konsep pemanfaatan kembali material juga hadir melalui The Living Archive, sebuah galeri museum yang menampilkan instalasi seni dari sisa kain perca hasil kolaborasi 12 seniman.

Mereka adalah Sutjipto Adi, Ruth Marbun, Agan Harahap, Hendra “HeHe” Harsono, Sarkodit, Suanjaya Kencut, Anton Afganial, Francisca “Kika” Puspitasari selaku Founder Kaloka Pottery, Hana Surya selaku Founder THREADAPEUTIC, Rosyid Akhmadi selaku Founder Mohoi, Arief Susanto selaku Founder DusDukDuk, serta Savirra Lavinia selaku Founder FUGUKU.

Selain galeri, pengunjung dapat mengakses Renjana Showcase Boutique yang mengikuti standar presentasi pekan mode internasional. Area ini tidak melayani penjualan fisik secara langsung, tetapi memberikan kesempatan bagi pengunjung, buyers, dan klien VIP untuk melihat koleksi musim mendatang sekaligus melakukan pemesanan awal atau purchase orders/pre-orders.

PURANA juga menghadirkan 14 workshop komunitas harian yang membahas berbagai aktivitas, mulai dari kriya upcycling, racikan jamu tradisional, table setting dining, hingga analisis warna personal bersama para pakar.

Bawa Semangat Sirkular ke Koleksi Spring/Summer 2027

Semangat keberlanjutan juga diterapkan PURANA dalam koleksi Spring/Summer 2027. Dalam rangkaian “Renjana Perca”, PURANA memperkenalkan PURANA Spring/Summer 2027, PURANA x FUGUKU Bags Collection, serta PURAGRAPH Vol. 2 x PURACA Bags Collection yang dirancang oleh Kika, Founder Kaloka Pottery.

Untuk musim SS27, PURANA mengusung pendekatan mindful fashion dengan tetap mempertahankan karakter desain yang multifungsi, mudah dikenakan dan dipadupadankan, serta terinspirasi dari warisan budaya Indonesia.

Koleksi tersebut seluruhnya menggunakan 100 persen Bemberg™ dari Asahi Kasei dan TENCEL™ dari Lenzing, yang merupakan serat botani premium yang diperoleh secara berkelanjutan. Material tersebut dikenal memiliki tekstur jatuh yang mewah, sirkulasi udara yang baik, serta proses produksi yang bertanggung jawab terhadap lingkungan.

Material yang dapat terurai secara alami tersebut kemudian menjadi kanvas bagi motif cetak khas PURANA dan siluet loose-cut yang mengikuti pergerakan perempuan modern.

Sementara itu, melalui Regal Bloom Spring Summer 2027 Collection, PURANA mempertemukan tradisi dekoratif klasik Eropa dengan warisan budaya Indonesia. Motif seperti Tartan Parang, Puspa Paisley, Bakung Melati, dan Merpati Pelangi hadir dengan efek motif Jacquard.

Koleksi tersebut menggambarkan karakter perempuan modern yang mature, elegant, dan audacious. Unsur garis tartan dipadukan dengan motif batik, kemewahan jacquard, serta flora tropis Nusantara dalam pilihan warna Sage, Magenta, Turquoise, Emerald, dan Earthy Neutrals.

Melalui koleksi ini, PURANA ingin menunjukkan bahwa tradisi, inovasi, keterampilan kriya lokal, dan tanggung jawab terhadap lingkungan dapat hadir dalam satu karya fashion.

Rayakan Kemerdekaan Berkarya Bersama Seniman Indonesia

Semangat kolaborasi menjadi bagian penting dari “Renjana Perca”. Selain memperingati perjalanan 17 tahun PURANA, gerakan ini juga menjadi ruang untuk merayakan kemerdekaan para seniman Indonesia dalam berkarya.

Grand Indonesia menjadi Official Venue Partner dalam gelaran ini, dengan dukungan BRI sebagai Official Banking Partner dan Wonderful Indonesia. ParagonCorp hadir sebagai Sustainability Partner, sementara Wardah menjadi Official Make Up & Skin Care Partner.

Dukungan lainnya datang dari Vicenza sebagai Home Living Partner, Optik Seis, Primaya Hospital, 5asec, dan Yats Colony Hotel sebagai Lifestyle Partners. Untuk kategori F&B, terdapat Djournal Coffee, Doré by LeTAO, Coca-Cola Europacific Partners, dan Dailah Sajian Kontemporer.

Kolaborasi juga melibatkan Central Department Store sebagai Retail Partner, JIM Models sebagai Model Agency Partner, Tulola sebagai Accessories Partner, serta Marista Santividya sebagai Footwear Partner.

Sebelumnya, PURANA juga telah menggelar Purana Kids Model Search pada 9 Agustus 2026 di VIP Lounge Central Department Store, East Mall, bekerja sama dengan Grand Indonesia. Audisi tersebut digelar untuk memilih wajah resmi PURANA Kids selama satu tahun.

Melalui “PURANA 17: Renjana Perca”, perjalanan 17 tahun PURANA tidak hanya dirayakan melalui fashion, tetapi juga melalui kolaborasi seni, pelestarian narasi budaya Indonesia, dan upaya menerapkan prinsip ekonomi sirkular. Gerakan ini diharapkan dapat menjadi awal dari kebiasaan sirkular yang lebih luas dan terus diadopsi oleh komunitas di Indonesia.

Baca Juga: Inspirasi Tas Serbaguna untuk Gaya Harian yang Simpel dan Modern dari LIEBESKIND BERLIN

Baca Juga: Desainer Muda Nandio Suguhkan Resurrection di Lippo Mall Kemang

Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.

Share Artikel:

Oleh: Ida Umy Rasyidah

Artikel Pilihan