Air Conditioner (AC) (Sumber/Stock.Adobe)
Saat musim panas, AC menjadi alat penting untuk menyejukkan ruangan. Bahkan, banyak orang yang memilih untuk menghabiskan waktunya di dalam ruangan karena ada AC di dalamnya sehingga udaranya terasa sejuk.
Namun, beredar isu di masyarakan bahwa penggunaan AC bisa memengaruhi kesehatan seseorang. Apakah kamu juga mempercayainya Beuaty?
Biar gak salah lagi, langsung aja yuk simak penjelasan dari ahli berikut ini Moms.
Menurut Lauren Eggert, MD, asisten profesor klinis pulmonologi, alergi, dan pengobatan perawatan kritis di Stanford Health Care, risiko kesehatan dari paparan AC itu rendah dan lebih terkait dengan unit AC yang tidak terawat dengan benar.
AC yang kotor bisa memengaruhi kesehatan, menyebabkan kulit kering, menimbulkan gejala alergi dan asma, bahkan penyakit tertentu. Nah, AC sendiri berfungsi untuk menghilangkan polutan dari udara luar dan mensirkulasi ulang udara di dalam.
Akan tetapi filter perlu dibersihkan secara rutin untuk menjaga partikel kecil yang berbahaya, seperti virus, bakteri, jamur, dan alergen. Sehingga jika tidak dibersihkan, itu dapat menyebabkan atau memicu beberapa orang, terutama yang sensitif terhadap jamur akan mengalami masalah pernapasan.
Mulai dari hidung tersumbat, kesulitan bernapas, demam, dan batuk. Bahkan sekalipun AC bersih dan berfungsi dengan baik, ada beberapa orang yang mungkin sensitif terhadap cara AC mengubah udara. Seperti diektahui, fungsi AC yaitu:
Jika kamu mengalami kulit kering, gunakan krim atau salep yang lembut dan bebas pewangi untuk membantu mengembalikan kelembapan kulit Moms.
Selain itu, berpindah dari lingkungan luar ke ruangan ber-AC bisa berdampak negatif pada saluran pernapasan. Terutama bagi kamu yang memiliki penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK).
Untuk itu, dengan berbagai kondisi yang telah dipaparkan di atas, penting untuk melakukan perawatan AC secara berkala supaya terhindar dari masalah pernapasan atau infeksi Moms.