Menu

5 Tingkat Kematangan Steak Sapi, Lebih Sehat yang Mana Ya?

19 Agustus 2023 16:00 WIB

Ribeye steak (Shutterstock/Edited By HerStory)

HerStory, Jakarta —

Beauty, jika kamu makan steak di restoran, biasanya pelayan akan menanyakan tingkat kematangan daging yang kamu inginkan. Pasalnya tingkat kematangan steak daging sapi memengaruhi teksturnya, lho.

Gak hanya itu, hal ini juga memengaruhi nutrisi yang ada dalam makanan tersebut. Apalagi di dalam daging terdapat banyak bakteri yang mana jika cara masaknya salah maka dikhawatirkan bakteri yang ada akan membahayakan tubuh.

Lalu, tingkat kematangan steak seperti apa yang baik bagi kesehatan tubuh? Yuk, simak ulasan selengkapnya dalam artikel yang sudah HerStory rangkum berikut ini, ya.

1. Rare

Steak rare memiliki tingkat kematangan yang paling rendah. Biasanya suhu internal yang digunakan untuk menghasilkan steak daging rare berkisar antara 49 hingga 55 derajat celsius. 

Pada proses pemasakan, daging akan diletakkan pada panggangan panas selama 5 menit, kemudian daging akan dibalik lalu dipanggang sisi satunya selama lebih kurang 3 menit.

Steak rare yang telah matang memiliki tekstur lembut dan berwarna merah pada bagian tengah, sedangkan sisi-sisinya berwarna kecokelatan dan sedikit gosong di bagian luar.

2. Medium Rare

Steak medium rare memiliki tingkat kematangan satu tingkat diatas rare. Suhu internal yang digunakan berkisar antara 55 hingga 57 derajat celsius dengan waktu pemasakan selama 5 menit pada sisi pertama dan 4 menit pada sisi selanjutnya.

Steak medium rare yang telah matang memiliki bagian tengah berwarna merah muda atau sedikit merah cerah. Selain itu, pada bagian sisi-sisi steak berwarna kecokelatan dengan sisi atas dan bawah berwarna cokelat tua.

Tekstur permukaan steak medium rare juga lebih keras, tetapi lembut di dalam dengan cairan mioglobin yang akan keluar ketika kamu memotong daging steak tersebut.

3. Medium

Steak dengan tingkat kematangan medium menjadi favorit bagi sebagian orang. Pasalnya, tekstur yang dihasilkan begitu pas di lidah. Steak medium memiliki warna merah muda terang pada bagian tengah, dengan tiap sisinya berwarna kecoklatan hingga coklat pekat.

Untuk mendapatkan steak dengan tingkat kematangan ini, kamu harus memanggangnya dengan suhu internal 60 hingga 66 derajat celsius dengan panggangan panas selama 6 menit pada sisi pertama dan 4 menit pada sisi lainnya. 

4. Medium Well

Steak medium well memiliki warna kecokelatan hingga cokelat tua yang lebih dominan, dengan sedikit warna merah muda pada sisi tengah atau sisi-sisinya. Tekstur steak ini hampir matang seutuhnya, tetapi masih sedikit lembut pada bagian tengah daging.

Tingkat kematangan ini bisa diperoleh dengan cara memanggang daging selama 7 menit pada sisi pertamanya, lalu balik dan panggang lagi sisi lainnya selama 6 menit dengan suhu internal 68 hingga 74 derajat celsius.

5. Well Done

Well done atau disebut juga dengan matang sempurna memiliki tekstur padat dengan kadar air yang jauh lebih sedikit. Untuk mendapatkan tingkat kematangan ini, daging harus dipanggang pada suhu internal minimal 74 derajat celsius. Waktu pemanggangan juga terbilang lama, yakni 10 hingga 12 menit per sisinya. 

Meski matang sempurna, banyak orang yang tidak terlalu suka dengan steak well done. Sebab, tekstur yang dihasilkan lebih padat, apalagi jika potongan daging tersebut terlalu tebal atau terlalu lebar. 

Nah, dalam studi dari Academy of Nutrition and Dietetics dijelaskan bahwa steak daging sapi perlu dimasak dengan suhu internal yang mencapai 62,8 derajat celsius.

Untuk menjamin tingkat keamanannya, steak juga perlu didiamkan lagi selama tiga menit, Beauty. Jadi, steak medium, medium well, serta well done dinilai memiliki tingkat kematangan yang sehat dan aman untuk dikonsumsi.

Top Stories

Artikel Pilihan