Sumber konten: istimewa
Bagi generasi muda, mengejar passion bukan sekadar tren, melainkan bagian penting dari pencarian jati diri dan arah masa depan. Namun, tidak sedikit dari mereka yang harus menghadapi dilema antara idealisme dan realitas, antara keinginan pribadi dan tekanan sosial maupun ekonomi.
Di tengah dinamika itu, Grab kembali hadir lewat inisiatif Generasi Campus Roadshow 2025 yang siap menyapa lebih dari 20.000 mahasiswa di enam kota besar mulai 26 Agustus hingga 9 Desember 2025.
Mengusung tema “Passion in Action”, program ini digelar di enam kampus ternama: Universitas Airlangga (Surabaya), Universitas Sebelas Maret (Surakarta), Institut Pertanian Bogor (Bogor), Universitas Hasanuddin (Makassar), Universitas Sumatera Utara (Medan), dan Institut Teknologi Bandung (Bandung). Lewat pendekatan yang lebih interaktif dan inklusif, roadshow ini dirancang untuk mendampingi Gen Z dalam menggali dan mengekspresikan passion mereka melalui ruang-ruang eksploratif.
“Grab menghadirkan Generasi Campus sebagai ruang aman bagi Gen Z untuk mengeksplorasi diri dan passion mereka. Antusiasme luar biasa yang kami dapatkan pada gelaran tahun lalu menunjukkan bahwa inisiatif ini relevan. Ragam rangkaian inovasi program yang kami bawa di tahun ini merupakan komitmen Grab sebagai enabler dalam memberikan ekosistem inklusif untuk membantu Gen Z mewujudkan potensi terbaiknya,” ujar Melinda Savitri, Country Marketing & Communications Head, Grab Indonesia dikutip Selasa (7/8/2025).
Dalam format terbaru tahun ini, Grab memperkenalkan dua sesi, ada Creativity on Stage bersama para kreator Gen Z, dan Un-Class Session, yaitu diskusi tanpa guru bersama ikon-ikon inspiratif. Beberapa nama besar yang akan terlibat termasuk Raditya Dika, Najwa Shihab, dan Nicholas Saputra.
Sebagai wajah baru dalam program ini, Raditya Dika berbagi pengalamannya di dunia kreatif.
“Menemukan passion itu sebuah proses yang baiknya dinikmati. Punya wadah yang berisikan teman-teman sefrekuensi akan membuat prosesnya lebih mudah. Generasi Campus Roadshow merupakan salah satu wadah yang tepat untuk bisa berproses menggali passion,” jelas Raditya.
Sementara itu, jurnalis dan pendiri Narasi, Najwa Shihab, mendorong Gen Z untuk lebih percaya diri mengeksplorasi potensi diri.
“Gen Z merupakan masa kini dan masa depan yang akan menjadi calon pemimpin Indonesia. Mengasah kemampuan berpikir kritis dan kreatif dalam menghadapi tantangan zaman, akan menjadi pendorong Gen Z untuk memaksimalkan proses eksplorasi passion,” tuturnya.
Aktor dan aktivis lingkungan, Nicholas Saputra, menambahkan bahwa perjalanan mengejar passion tidak berhenti pada pencapaian semata.
“Saya percaya passion adalah proses belajar tanpa henti. Apapun ilmu yang kita pelajari, mau itu sesuai passion atau tidak, pasti akan berguna dan memperkaya pengetahuan serta wawasan kita. Pengetahuan yang beragam itulah yang membuat kita terus berkembang dan menemukan hal-hal baru. Dengan itu, semua pengetahuan yang kita terima akan menjadi bekal untuk terus berkembang dan mengasah passion kita,” katanya.
Sebagai bagian dari gaya hidup Gen Z yang serba digital dan dinamis, platform Grab juga menghadirkan solusi sehari-hari yang menunjang produktivitas mereka.
“Seperti lewat solusi hemat seperti GrabBike Hemat, Group Order, dan GrabFood Mandiri, Grab ingin memastikan gaya hidup Gen Z tetap terjangkau. Tidak hanya itu, melalui fitur Grab Dine Out dan Grab Discovery Grab juga ingin mendukung jiwa eksploratif dan otentik Gen Z dalam berekspresi,” tambah Melinda.