Menu

Apakah Keberuntungan Bisa Diciptakan? Ini Jawabannya

07 September 2025 09:40 WIB

Ilustrasi wanita sedang main handphone.(Unsplash/Edited by HerStory)

HerStory, Jakarta —

Banyak orang menganggap keberuntungan adalah soal hoki semata, berada di tempat yang tepat pada waktu yang tepat. Namun di dunia nyata, keberuntungan sering kali bisa diciptakan.

Ambil contoh saat kamu hendak bepergian ke luar negeri. Membawa asuransi perjalanan bukan berarti mengharapkan hal buruk terjadi, tetapi merupakan langkah cerdas untuk menyelamatkan liburan dari risiko tak terduga. Sama seperti membawa payung saat langit cerah, terlihat berlebihan tetapi akan sangat berguna bila tiba-tiba hujan turun.

Prinsipnya sama ketika berbicara tentang gadget harian kita, perangkat yang kita andalkan untuk komunikasi, bekerja, hingga hiburan. Meski teknologi semakin canggih, risiko seperti layar retak, kerusakan akibat cairan, atau kehilangan perangkat tetap mengintai. Di sinilah proteksi tambahan hadir sebagai bentuk “keberuntungan yang diciptakan”, memberikan rasa aman di luar perlindungan bawaan pabrik.

Sebagai contoh, brand ternama seperti Apple memang memberikan garansi resmi satu tahun yang mencakup cacat produksi. Namun, proteksi bawaan tersebut biasanya tidak mencakup kerusakan akibat cairan, layar retak, atau kehilangan. Memahami pentingnya proteksi ekstra, distributor resmi Apple di Indonesia seperti Blibli dan Hello Store menawarkan Gratis Perlindungan Lengkap hingga 24 bulan untuk seluruh pembelian iPhone resmi.

Mengutip dari laman resmi Blibli, Gratis Perlindungan Lengkap ini mencakup kerusakan akibat cairan, layar retak, kebakaran, hingga kasus kehilangan atau perampokan dengan syarat ada dokumen resmi seperti laporan polisi. Aktivasi proteksi pun sederhana, pelanggan cukup memindai barcode pada stiker resmi Blibli atau Hello Store dalam waktu 30 hari sejak pembelian, lalu mengisi data seperti IMEI dan bukti pembelian.

Tren proteksi gadget bukan sekadar strategi pemasaran. Data Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) mencatat total premi industri asuransi umum mencapai Rp 103,87 triliun pada 2023, naik 15,3 persen dibandingkan 2022. Pertumbuhan ini berlanjut di 2024 dengan kenaikan 8,7 persen sehingga total premi mencapai Rp 112,86 triliun. Bahkan di semester pertama 2024, premi tumbuh 18,4 persen menjadi Rp 57,9 triliun. Angka ini menandakan semakin tingginya kesadaran masyarakat akan pentingnya perlindungan, termasuk untuk gadget yang kini menjadi bagian tak terpisahkan dari gaya hidup modern.

Sejalan dengan itu, Wakil Ketua AAUI Bidang Statistik dan Riset, Trinita Situmeang, menegaskan bahwa gadget sudah menjadi aset vital bagi banyak orang. Maka, perlindungan gadget bukan hanya peluang besar bagi industri asuransi, tetapi juga langkah nyata bagi konsumen untuk menciptakan rasa aman dalam kehidupan sehari-hari.

Pada akhirnya, keberuntungan tidak hanya soal hoki atau kebetulan. Dengan memilih proteksi yang tepat, mulai dari asuransi perjalanan hingga perlindungan gadget, kita sesungguhnya sedang menciptakan keberuntungan kita sendiri.

Share Artikel:

Oleh: Azka Elfriza

Artikel Pilihan