Lazada (Azka Elfriza)
AI sekarang terasa semakin dekat dengan kehidupan keluarga Indonesia.
Salah satu yang paling mencuri perhatian adalah AI Lazzie, asisten belanja pintar milik Lazada yang belakangan ini jadi sahabat baru para ibu muda saat mencari kebutuhan rumah tangga.
Commercial Director Lazada Indonesia, Nanang Ariswibowo, menjelaskan bahwa para ibu kini menjadi pengguna paling aktif.
“Pengguna AI Lazzie sekarang ini lebih banyak keluarga muda. Secara volume memang hampir mirip antara ibu dan bapak, tapi kebanyakan adalah ibu-ibunya,” ujarnya pada Kamis (27/11/2025).
Para ibu memanfaatkan Lazzie untuk menemukan kebutuhan rumah, perlengkapan ibu dan anak, hingga berbagai produk yang biasanya memakan waktu lama kalau harus dicari manual.
Nanang juga mengatakan bahwa tren ini sesuai fokus Lazada yang memang ingin membantu keluarga muda memenuhi kebutuhan mereka dengan lebih mudah.
“Karena target Lazada itu family, jadi kami fokus mendukung keluarga muda lewat fitur yang mempermudah proses belanja mereka,” tambahnya.
Para ibu disebut membutuhkan alat bantu yang cepat, akurat, dan praktis, terutama ketika harus memilih satu dari jutaan produk yang tersedia.
Secara performa, AI Lazzie menunjukkan dampak yang cukup besar. Percakapan pengguna bersama Lazzie meningkat hingga 100 persen dibanding hari biasa.
Angka ini menandakan semakin tingginya ketergantungan konsumen terhadap rekomendasi otomatis. Bahkan Lazada mencatat nilai transaksi pengguna bisa meningkat sampai 50 persen karena rekomendasi produk yang muncul terasa lebih tepat sasaran.
CEO Lazada Indonesia, Carlos Barrera, menilai manfaatnya dirasakan bukan hanya oleh pelanggan, tetapi juga oleh para brand.
“AI Lazzie bukan saja bermanfaat bagi pelanggan, tetapi juga brand. Lazzie membantu pelanggan mengeksplorasi brand dan produk, yang akhirnya mendorong penjualan brand global maupun lokal,” katanya.