Hufagripp Demam (Istimewa)
Demam pada anak perlu segera dibawa ke fasilitas kesehatan ketika berlangsung lebih dari tiga hari, suhu mencapai 39°C, atau disertai gejala berat seperti kejang, dehidrasi, dan penurunan respons, Moms.
Kondisi ini menjadi perhatian karena dapat menandakan infeksi serius yang membutuhkan penanganan medis.
Pasalnya, demam merupakan keluhan kesehatan yang umum terjadi pada anak sebagai respons tubuh terhadap infeksi.
Pada sebagian besar kasus, keluhan ini membaik dengan istirahat, cairan yang cukup, dan perawatan mandiri di rumah. Namun, sejumlah situasi membuat demam tidak lagi dianggap ringan.
Salah satunya adalah demam tinggi berkepanjangan, ketika suhu tubuh tidak kunjung turun meski sudah diberikan pertolongan awal atau bertahan lebih dari tiga hari. Suhu di atas 39°C pada anak juga termasuk dalam kategori yang perlu diwaspadai, lho!
Selain itu, kejang demam menjadi tanda darurat yang harus segera ditangani tenaga medis. Kejang biasanya berlangsung singkat, tetapi tetap memerlukan pemeriksaan lebih lanjut, terutama apabila terjadi untuk pertama kalinya.
Anak yang tampak lemas, mengantuk berlebihan, sulit dibangunkan, atau menunjukkan perubahan perilaku signifikan juga sebaiknya dibawa ke dokter.
Gejala tersebut berpotensi mengindikasikan infeksi berat atau dehidrasi.
Gangguan minum turut menjadi indikator penting. Penurunan keinginan minum, terutama pada bayi dan balita yang masih mengandalkan ASI atau susu formula, dapat meningkatkan risiko dehidrasi.
Tanda lainnya meliputi bibir kering, jarang buang air kecil, mata cekung, hingga kulit tampak kering.
Maka dari itu, orang tua disarankan memberikan penanganan awal di rumah, antara lain memastikan asupan cairan, memberikan kompres hangat, dan memantau suhu tubuh secara berkala.
Penggunaan obat pereda demam juga diperbolehkan sesuai dosis yang dianjurkan dan petunjuk kemasan.
Pihak industri farmasi menyebut keamanan obat tetap menjadi perhatian.
“Sebagai produsen farmasi, kami berkomitmen memastikan setiap produk yang beredar telah memenuhi standar keamanan yang berlaku. Edukasi penggunaan obat demam juga terus kami dorong agar orang tua dapat memberikan penanganan yang aman dan tepat,” ujar Andreas C. Sugihartono, GM Marketing.
Ia menambahkan bahwa seluruh produk yang diproduksi perusahaan telah melalui proses sesuai standar cGMP. Menurutnya, edukasi publik mengenai obat demam menjadi bagian dari upaya mendukung kesehatan keluarga.