Menu

AAMA Awards Jadi Panggung Karier Baru MUA Indonesia!

06 Desember 2025 17:50 WIB

AAMA Awards (Istimewa)

HerStory, Jakarta —

Ajang AAMA Awards Season 6 kembali digelar sebagai wadah para Makeup Artist (MUA) Indonesia untuk membangun personal branding dan memperluas karier di industri kecantikan.

Gelaran ini berlangsung sebagai kompetisi tahunan yang menjadi panggung utama bagi para pelaku rias, sekaligus membuka akses ke industri yang lebih luas melalui showcase karya dan jejaring profesional, Beauty.

Sejak kemunculannya, AAMA Awards dikenal sebagai ruang pengembangan talenta yang memungkinkan para MUA mengasah kreativitas, menegaskan identitas, hingga membangun reputasi profesional di era digital. 

Ajang ini juga melahirkan ikon-ikon baru yang kini meramaikan industri kecantikan nasional. Season 6 disebut hadir paling meriah dengan format kompetisi yang lebih besar.

Founder AAMA Awards, Arman Armano, menjelaskan bahwa Season 6 menghadirkan tiga kategori utama yang mendorong peserta untuk tampil lebih berani dan kreatif. 

“Tahun ini beda banget. Biasanya hanya memperebutkan trofi AAMA Icon, tapi sekarang ada dua nominasi utama tambahan: AAMA Rising Star dan AAMA Creative Content,” ujar Arman.

Menurutnya, kehadiran tiga kategori ini berdampak pada atmosfer persaingan yang semakin intens. 

“Momen AAMA tahun ini lebih hot, karena kompetisinya semakin ketat dan pesertanya makin excited,” sambungnya. 

AAMA Icon tetap menjadi gelar tertinggi, diikuti AAMA Rising Star yang dipilih berdasarkan voting publik, dan AAMA Creative Content yang ditentukan dari performa konten selama audisi.

Makeup artist kenamaan, Bubah Alfian, turut memberikan apresiasi terhadap ajang ini dan menyoroti dampaknya bagi karier pelaku industri rias. 

“Saya happy banget. Ini sudah berlangsung enam kali dan saya ingin teman-teman yang lahir dari ajang ini bisa mendunia, membawa nama Indonesia,” kata Bubah. 

Ia menilai ajang ini membuka peluang global, terutama ketika karya para MUA semakin terhubung dengan isu budaya dan identitas.

Bubah menambahkan, kekayaan budaya Indonesia menjadi kekuatan visual para MUA dalam membangun karakter karya. 

“Ternyata beauty itu nyambung ke fashion, budaya, dan culture kita. Banyak banget adat yang bahkan saya sendiri masih tanya, ‘Ini adat mana ya?’ Indonesia sekaya itu, dan harus diperkenalkan ke dunia,” ungkapnya.

Ia juga mengapresiasi konsistensi AAMA Awards dalam menjaga keberlanjutan ajang ini. 

“Terima kasih buat Kak Arman yang solid banget membangun acara ini sampai bisa sustain,” tutupnya.

Gelaran tahun ini kembali menegaskan posisi AAMA Awards sebagai ruang prestisius yang mendorong MUA Indonesia untuk memetakan masa depan karier melalui kreativitas, konten, dan identitas visual di ranah digital.

Share Artikel:

Oleh: Azka Elfriza

Top Stories

Artikel Pilihan