Menu

Mengapa K-Clinic At Home Makin Dilirik Pecinta Skincare? Intip Yuk!

08 Juni 2026 01:48 WIB

Cosrx (Istimewa)

HerStory, Jakarta —

Tren perawatan kulit ala klinik Korea atau K-Clinic At Home semakin mendapat perhatian di Indonesia. Seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap Korean aesthetic treatment dan skincare berbasis active ingredients, konsumen kini mencari produk yang tidak hanya mengikuti tren, tetapi juga didukung formulasi efektif, transparan, dan berbasis sains.

Fenomena tersebut terlihat dari semakin populernya clinic-inspired skincare yang mengadaptasi pengalaman perawatan kulit ala klinik ke dalam rutinitas harian di rumah. 

Beauty kini cenderung memilih produk yang menawarkan manfaat serupa dengan perawatan profesional, namun tetap praktis digunakan sehari-hari.

Dalam momentum perayaan delapan tahun kehadirannya di Indonesia, COSRX memperkenalkan rangkaian 5 PDRN Series yang mengusung konsep K-Clinic At-Home. Peluncuran ini sekaligus mencerminkan meningkatnya permintaan konsumen terhadap produk skincare yang mengedepankan kandungan aktif dengan pendekatan berbasis sains.

Salah satu bahan yang tengah menjadi sorotan dalam tren ini adalah PDRN (Polydeoxyribonucleotide). Kandungan tersebut dikenal luas dalam berbagai treatment dermatologi di Korea Selatan karena kemampuannya membantu mendukung proses regenerasi dan pemulihan kulit.

PDRN merupakan fragmen DNA yang berperan sebagai blueprint dalam pembentukan komponen penting kulit, seperti kolagen, elastin, dan keratin. Kandungan ini juga dikenal dapat membantu menjaga elastisitas, hidrasi, serta kesehatan kulit secara keseluruhan.

Brand Representative COSRX Indonesia, Audesya Rossyora, menilai konsumen saat ini semakin kritis dalam memilih produk perawatan kulit.

“Kami melihat konsumen Indonesia kini semakin mindful dalam memilih skincare. Mereka tidak hanya mencari produk yang sedang tren, tetapi juga memperhatikan efektivitas produk, kandungan aktif, hingga bukti klinis sebelum membeli. Melalui 5 PDRN Series, COSRX ingin menghadirkan clinic-inspired skincare yang didukung formulasi berbasis science-backed formulation, serta membantu konsumen membuat keputusan yang lebih tepat melalui informasi produk yang transparan,” ujar Audesya Rossyora.

Untuk mendukung edukasi konsumen, COSRX juga menghadirkan sesi diskusi bersama dr. Claudia Christin yang membahas perkembangan tren PDRN dalam industri kecantikan serta relevansinya dalam rutinitas skincare sehari-hari.

Menurut dr. Claudia, PDRN menjadi salah satu kandungan yang banyak menarik perhatian karena kemampuannya dalam mendukung regenerasi dan pemulihan kulit, terutama pada kondisi skin barrier yang melemah maupun tanda-tanda penuaan.

“PDRN dikenal dapat membantu mendukung proses cell regeneration dan skin recovery, sehingga relevan untuk membantu mengatasi berbagai permasalahan kulit seperti tampilan garis halus, kulit kusam, berkurangnya elastisitas, hingga skin barrier yang melemah. Menariknya, setiap sumber PDRN memiliki manfaat yang berbeda bagi kulit. Salmon-derived PDRN dikenal untuk membantu mendukung well-aging, centella-derived PDRN memiliki efek menenangkan, rice-derived PDRN membantu memberikan tampilan kulit yang lebih glowing, lactobacillus-derived PDRN mendukung keseimbangan mikrobiome kulit, sementara green caviar-derived PDRN dapat membantu menjaga hidrasi kulit. Kombinasi lima sumber PDRN tersebut memungkinkan manfaat yang lebih menyeluruh, mulai dari soothing, hydration, firming, hingga mendukung kesehatan kulit secara keseluruhan dengan penggunaan rutin,” jelas dr. Claudia.

Meningkatnya perhatian terhadap kandungan aktif, bukti ilmiah, dan transparansi produk menunjukkan bahwa tren K-Clinic At Home tidak lagi sekadar mengikuti popularitas skincare Korea. Beauty kini semakin mengutamakan produk yang mampu mendukung kesehatan kulit melalui pendekatan yang lebih terukur dan berbasis sains.

Share Artikel:

Oleh: Azka Elfriza

Top Stories

Artikel Pilihan