Menu

Natural Look Jadi Primadona Baru Perawatan Filler

20 Juni 2026 11:07 WIB

Kecantikan (Istimewa)

HerStory, Jakarta —

Beauty, tren filler dalam dunia estetika kini mengalami perubahan signifikan. Jika beberapa tahun lalu prosedur filler identik dengan penambahan volume yang terlihat jelas dan perubahan wajah yang cukup mencolok, kini pasien justru lebih banyak menginginkan hasil yang natural, proporsional, dan tetap mempertahankan karakter wajah asli mereka.

Perubahan tren tersebut menjadi salah satu topik yang dibahas dalam Lorient Summit Symposium bersama Haju Medical yang berlangsung di JHL Solitaire Gading Serpong, Tangerang, pada Jumat (12/6/2026). 

Dalam forum ilmiah tersebut, praktisi estetika sekaligus Head Doctor Youthology Clinic, dr. Edo Raharja, Dipl. Cibtac, memaparkan perkembangan penggunaan filler dalam praktik estetika modern.

Menurut dr. Edo, preferensi pasien saat ini menunjukkan pergeseran yang cukup jelas. Fokus perawatan tidak lagi pada perubahan penampilan secara drastis, melainkan menciptakan tampilan yang lebih segar dan seimbang tanpa menghilangkan identitas alami seseorang.

“Pasien saat ini tidak mencari perubahan yang berlebihan. Mereka ingin terlihat lebih segar, lebih proporsional, dan lebih percaya diri tanpa kehilangan karakter wajah aslinya. Inilah mengapa pendekatan natural by design menjadi semakin penting dalam praktik estetika modern,” jelas dr. Edo Raharja, Dipl. Cibtac.

Beauty, tren ini juga sejalan dengan semakin populernya konsep facial harmonization dalam dunia estetika. Berbeda dengan pendekatan yang hanya berfokus pada satu area wajah, konsep ini melihat wajah sebagai satu kesatuan yang saling terhubung.

Melalui pendekatan tersebut, dokter melakukan analisis menyeluruh terhadap struktur wajah, kontur, proporsi, hingga dinamika ekspresi pasien sebelum menentukan rencana perawatan. Tujuannya adalah menciptakan keseimbangan wajah yang tetap terlihat alami dan sesuai dengan karakter masing-masing individu.

Dalam pemaparannya, dr. Edo menjelaskan bahwa filosofi natural by design menempatkan kebutuhan dan individualitas pasien sebagai dasar dalam setiap tindakan estetika. Karena itu, keberhasilan filler saat ini tidak hanya ditentukan oleh teknik injeksi, tetapi juga oleh kemampuan memahami anatomi wajah dan kondisi unik setiap pasien.

Pendekatan tersebut dimulai melalui facial assessment yang komprehensif. Evaluasi dilakukan terhadap struktur wajah, kualitas jaringan, proporsi antararea wajah, hingga perubahan yang terjadi akibat proses penuaan. Hasil analisis ini kemudian menjadi dasar penyusunan strategi perawatan yang lebih personal dan terukur.

Setelah kondisi wajah dipahami secara menyeluruh, pemilihan jenis filler juga menjadi faktor penting. Karakteristik produk, tingkat keamanan, kemampuan beradaptasi pada area tertentu, serta teknik aplikasi yang tepat perlu dipertimbangkan agar hasil akhir tidak hanya optimal secara visual, tetapi juga mampu mempertahankan ekspresi alami wajah.

Seiring berkembangnya preferensi pasien terhadap hasil yang lebih personal, pendekatan facial harmonization semakin banyak diterapkan dalam praktik estetika modern. Fokusnya bukan mengubah wajah menjadi sosok yang berbeda, melainkan menyempurnakan harmoni alami yang telah dimiliki setiap individu.

Share Artikel:

Oleh: Azka Elfriza

Artikel Pilihan