Menu

Dari Stunting hingga Wellness, Inovasi Ahli Gizi Indonesia Diberi Penghargaan

24 Juni 2026 14:47 WIB

Sumber: istimewa

HerStory, Jakarta —

Peran ahli gizi dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat semakin mendapat perhatian di tengah berbagai tantangan gizi yang masih dihadapi Indonesia. Sebagai bentuk apresiasi terhadap kontribusi tersebut, PT Amerta Indah Otsuka melalui SOYJOY kembali menggelar The 4th SOYJOY Nutrition Award (SNA) 2026 di Le Méridien Hotel Jakarta pada 20 Juni 2026.

Mengusung tema "Nutrition for Healthier Future", penyelenggaraan SNA tahun ini menghimpun 213 program gizi dari berbagai wilayah Indonesia dan dihadiri hampir 500 partisipan. Ajang ini memberikan penghargaan kepada program-program yang dinilai inovatif, berdampak, dan inspiratif dalam meningkatkan kesehatan masyarakat.

SOYJOY Nutrition Award merupakan program apresiasi tahunan bagi para ahli gizi Indonesia yang berkontribusi melalui berbagai program kesehatan dan gizi di masyarakat. Pada penyelenggaraan keempat ini, SNA kembali menjadi wadah bagi para profesional gizi untuk berbagi praktik baik, memperoleh pengakuan atas karya mereka, serta memperluas inspirasi bagi ekosistem gizi nasional.

Ahli Gizi Berperan Penting Hadapi Tantangan Gizi Indonesia

Menurut data UNICEF dan WHO, Indonesia masih menghadapi triple burden of malnutrition, yaitu tiga permasalahan gizi yang terjadi secara bersamaan, meliputi kekurangan gizi, kelebihan berat badan, serta defisiensi mikronutrien. Kondisi tersebut menjadikan peran ahli gizi semakin penting dalam memberikan edukasi serta merancang program yang efektif untuk membantu memperbaiki pola makan masyarakat.

Selain mendukung peningkatan kesehatan masyarakat, berbagai program yang dijalankan para ahli gizi juga menjadi bagian dari upaya Indonesia dalam mempersiapkan sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045.

Melalui program yang diterapkan di komunitas, fasilitas kesehatan, institusi pendidikan, hingga lingkungan kerja, para ahli gizi berkontribusi dalam pencegahan stunting, perbaikan status gizi, dan peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Head of Brand Communication SOYJOY, Finsa Giovani, mengatakan bahwa para ahli gizi memiliki peran penting sebagai penggerak perubahan perilaku dan kesehatan masyarakat.

"Program ini penting karena para ahli gizi berada di garis depan perubahan perilaku dan perbaikan kesehatan masyarakat. Melalui SOYJOY Nutrition Award, kami ingin memberikan apresiasi sekaligus dukungan agar program-program gizi yang sudah terbukti bermanfaat dapat dikenal lebih luas, dikembangkan lebih jauh, dan menjadi inspirasi bagi Indonesia yang lebih sehat," ujarnya.

Hampir Separuh Program Fokus pada Penanganan Stunting

Berbagai program yang masuk dalam SNA 2026 menunjukkan bagaimana ahli gizi berperan strategis dalam menjawab kebutuhan kesehatan masyarakat di berbagai daerah.

Dari total 213 program yang diterima tahun ini, hampir separuhnya berfokus pada penanganan stunting. Selain itu, berbagai inisiatif lain juga mengangkat isu wasting, wellness, edukasi gizi keluarga, hingga intervensi berbasis komunitas yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat setempat.

Dewan Juri SOYJOY Nutrition Award sekaligus Dosen Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada, Dr. Mirza Hapsari Sakti Titis Penggalih, S.Gz., Dietisien, MPH, menilai bahwa program-program yang masuk tahun ini menunjukkan banyak inovasi yang berpotensi memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

"Saya merasa bangga dapat menjadi bagian dalam SOYJOY Nutrition Award 2026 yang menghadirkan berbagai inovasi gizi dari para ahli gizi di seluruh Indonesia. Terpilihnya finalis dan pemenang telah melalui proses seleksi yang ketat, dan kami melihat bagaimana setiap peserta menghadirkan program yang tidak hanya kreatif, tetapi juga berpotensi memberikan dampak nyata bagi masyarakat," katanya.

Menurutnya, ajang tersebut juga menjadi ruang bagi para ahli gizi untuk saling belajar, berbagi praktik baik, dan mengembangkan inovasi yang dapat memperkuat kualitas program gizi di berbagai daerah.

Tiga Program Raih Penghargaan Utama

Setelah melalui proses penjurian, SOYJOY Nutrition Award 2026 memberikan penghargaan kepada tiga program yang dinilai unggul dalam aspek dampak, inovasi, dan nilai inspiratif.

Kategori Best Innovation Award diraih oleh Wiranto, S.Gz., Dietisien dari PT Perangkat Gizi Indonesia (Nutritools) Yogyakarta melalui program "NUTRITOOLS: Transformasi Digital Pembelajaran dan Praktik Gizi di Indonesia".

Kategori Best Impact Award diberikan kepada Dhi Ajeng Kusuma Wicitra, SGz, RD dari RSUPN Dr. Ciptomangunkusumo Jakarta melalui program "FEEDCYCLE: Inovasi Reuse Feeding Buret Berkelanjutan: Meningkatkan Efisiensi Biaya Rumah Sakit dan Mengurangi Limbah Medis".

Sementara kategori Most Inspiring Award diraih oleh Ihsan Abdul Aziz, S.Gz dari Asosiasi Nutrisionis Indonesia Provinsi DKI Jakarta dan Puskesmas Duren Sawit melalui program "PANGAN LESTARI: Pendekatan Circular Economy dalam Pengelolaan Food Waste Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Melalui Inovasi Pangan Lestari untuk Mendukung Penurunan Stunting".

Salah satu pemenang, Wiranto, mengaku bangga dapat memperoleh penghargaan tersebut setelah sebelumnya hanya hadir sebagai pendukung pada penyelenggaraan tahun lalu.

"Saya ingin mengucapkan terima kasih banyak kepada SOYJOY dengan diadakannya SOYJOY Nutrition Award 2026. Tahun kemarin saya menjadi suporter yang duduk di antara audiens dan hari ini saya berhasil meraih penghargaan atas program yang telah saya buat bersama tim. Ini membuktikan bahwa setiap ahli gizi mempunyai kesempatan yang sama untuk membangun dan berdampak bagi masyarakat dan bagi Indonesia," ujarnya.

Dorong Lahirnya Lebih Banyak Inovasi Gizi

Melalui penyelenggaraan SNA 2026, SOYJOY berharap semakin banyak program gizi yang terdokumentasi, dibagikan, dan dikembangkan sehingga mampu memberikan dampak yang lebih luas bagi masyarakat.

Finsa Giovani menegaskan bahwa SOYJOY akan terus mendukung para ahli gizi Indonesia sebagai penggerak perubahan menuju masyarakat yang lebih sehat.

"Dengan semakin banyaknya program gizi yang terdokumentasi, dibagikan, dan dikembangkan, SOYJOY berharap SNA dapat menjadi gerakan positif yang mendorong lahirnya lebih banyak inovasi gizi untuk masa depan Indonesia yang lebih sehat," tutupnya.

Melalui penghargaan ini, para ahli gizi di berbagai daerah diharapkan semakin terdorong untuk menghadirkan solusi kesehatan yang inovatif dan relevan dengan kebutuhan masyarakat, sekaligus memperkuat upaya peningkatan kualitas gizi Indonesia di masa depan.

Share Artikel:

Oleh: Ida Umy Rasyidah

Artikel Pilihan