Dahlia Fragrance (istimewa)
Industri fragrance mulai menunjukkan wajah baru. Tak lagi hanya identik sebagai pengharum ruangan di rumah, keharuman kini menjadi bagian dari pengalaman gaya hidup, termasuk di dunia fashion.
Hal itu ditunjukkan Dahlia Air Freshener melalui kolaborasinya dengan Indonesia Fashion Week (IFW) 2026 sebagai The Signature Scent of Indonesia Fashion Week, menghadirkan pengalaman aroma yang menyatu dengan keseluruhan rangkaian acara.
Untuk pertama kalinya, Dahlia menghadirkan konsep signature scent dalam ajang fashion nasional. Aroma khas Dahlia Heritage Series Teh Keraton hadir sejak pengunjung memasuki area acara, mengiringi suasana di runway, designer lounge, media center, hingga berbagai sudut venue. Pendekatan ini menjadi bagian dari upaya memperluas makna home fragrance sebagai elemen yang membangun suasana dan identitas sebuah pengalaman.
Menurut President Director PT Unitama Sari Mas, Anne Wonsono, kehadiran Dahlia di Indonesia Fashion Week dilandasi keyakinan bahwa aroma memiliki peran yang sama pentingnya dengan elemen visual dalam membentuk kesan bagi pengunjung.
"Selama bertahun-tahun, fashion berbicara melalui warna, siluet, dan material. Namun kami percaya ada satu elemen lain yang sama kuatnya, yaitu aroma. Sebuah wewangian mampu membangun suasana bahkan sebelum sebuah karya dilihat, sekaligus meninggalkan kesan yang bertahan lama setelah acara selesai. Itulah mengapa Indonesia Fashion Week menjadi ruang yang tepat untuk memperkenalkan perspektif baru tentang fragrance," ujar Anne.
Beauty, konsep signature scent sebenarnya telah lama digunakan di industri hospitality, luxury retail, dan fashion global untuk memperkuat identitas sebuah merek.
Nah, melalui Indonesia Fashion Week 2026, pendekatan tersebut diperkenalkan kepada masyarakat dalam skala yang lebih luas sekaligus menunjukkan bahwa aroma dapat menjadi bagian dari pengalaman gaya hidup sehari-hari.
Selain menghadirkan aroma di berbagai area acara, Dahlia juga mengajak pengunjung mengenal Heritage Collection melalui Booth Pesona Dahlia. Lewat berbagai aktivitas interaktif dan instalasi multisensori, pengunjung diajak mengeksplorasi karakter setiap varian aroma serta memahami kaitannya dengan emosi, memori, dan ekspresi diri.
Anne menambahkan, kehadiran Dahlia sebagai The Signature Scent of Indonesia Fashion Week juga ingin menunjukkan bahwa kemewahan tidak selalu identik dengan sesuatu yang eksklusif.
"Kemewahan juga dapat hadir melalui atmosfer yang hangat, nyaman, dan berkesan dalam kehidupan sehari-hari. Di saat yang sama, kami ingin merayakan kreativitas para desainer Indonesia dengan menghadirkan Dahlia Heritage Series Teh Keraton sebagai sumber inspirasi yang berakar pada kekayaan budaya Nusantara, namun dikemas dalam pendekatan yang modern," katanya.
Kolaborasi tersebut semakin diperkuat melalui keterlibatan lima desainer Indonesia yang menjadikan aroma Dahlia Heritage Series Teh Keraton sebagai titik awal proses kreatif mereka. Berbeda dari pendekatan konvensional yang berangkat dari referensi visual, para desainer menerjemahkan karakter aroma ke dalam pilihan material, tekstur, warna, hingga siluet koleksi.
Puncak kolaborasi diwujudkan lewat fashion show "Pesona Dahlia" yang menampilkan karya ADITH, Susan Zhuang, Misan Kopaka, Vida Rukmawati dari Simpull, serta BT Batik Trusmi. Masing-masing menghadirkan interpretasi berbeda terhadap karakter Teh Keraton, mulai dari eksplorasi motif Megamendung, cocktail dress bernuansa heritage, koleksi keluarga, premium ready-to-wear, hingga batik kontemporer yang menunjukkan bahwa aroma kini tak hanya menjadi pelengkap, tetapi juga sumber inspirasi dalam dunia fashion.