Menu

Cari Tempat Healing Akhir Pekan? TAMAN brightspot 2026 Kembali Hadir di Urban Forest Cipete

04 Agustus 2026 17:39 WIB

Sumber: istimewa

HerStory, Jakarta —

Di tengah meningkatnya interaksi digital, ruang publik untuk bertemu dan membangun koneksi secara langsung kembali menjadi kebutuhan masyarakat urban. Menjawab tren tersebut, TAMAN brightspot 2026 kembali digelar di Urban Forest Cipete, Jakarta Selatan, pada 31 Juli–2 Agustus dan 7–9 Agustus 2026, menghadirkan lebih dari 120 tenant terkurasi yang memadukan kuliner, musik, lifestyle, dan komunitas kreatif dalam satu ruang terbuka.

Festival ini mengangkat gagasan bahwa ruang publik tidak hanya berfungsi sebagai tempat berkumpul, tetapi juga menjadi wadah bagi masyarakat untuk saling terhubung, berbagi inspirasi, dan membangun komunitas. Mulai dari komunitas olahraga, DIY craft, cooking club, komunitas ibu, hingga kelompok diskusi, semuanya menjadi bagian dari dinamika yang ingin dihadirkan TAMAN brightspot tahun ini.

Menurut laporan WHO Commission on Social Connection 2025, salah satu tantangan terbesar saat ini bukan hanya persoalan ekonomi, tetapi juga minimnya koneksi antarmanusia. Berangkat dari kondisi tersebut, TAMAN brightspot 2026 hadir sebagai ruang publik yang terbuka, inklusif, dan mendorong interaksi langsung di tengah kehidupan perkotaan.

Founder brightspot & Future10, Anton Wirjono, mengatakan penyelenggaraan TAMAN brightspot terus berkembang dengan mendengarkan kebutuhan komunitas dan perubahan yang terjadi di kota.

"TAMAN brightspot terus hadir karena kami terus mendengar dari komunitas, dari pengunjung, dari kota yang terus berubah. TAMAN brightspot dirancang untuk semua orang yang berani menyuarakan ide kreatifnya, apapun latar belakangnya. Karena ruang publik yang baik bukan yang paling ramai atau paling instagramable, melainkan yang membuat setiap orang yang datang merasa diterima, dan pulang membawa lebih dari sekadar produk, namun koneksi yang nyata, inspirasi yang tidak terduga, dan keyakinan bahwa kota ini masih punya ruang untuk kita semua," ujar Anton.

Tahun ini, sekitar 40 persen tenant merupakan brand yang baru pertama kali berpartisipasi di Brightspot. Kehadiran mereka melengkapi ragam pilihan kuliner, produk lifestyle, hingga komunitas kreatif yang dapat dijelajahi pengunjung sepanjang festival berlangsung.

Co-Founder brightspotMRKT, Leonard Theosabrata, menilai ekosistem kreatif yang sehat lahir dari keberagaman ide dan kolaborasi.

"Ekonomi kreatif yang sehat bertumbuh ketika keberagaman ide, perspektif, dan talenta mendapat ruang untuk berkembang bersama. Melalui kurasi dari berbagai genre musik, seni, kuliner, dan berbagai aktivitas komunitas, TAMAN brightspot menghadirkan keberagaman tersebut dalam satu ruang yang saling terhubung. Kami percaya, ekosistem kreatif yang kuat adalah ekosistem yang selalu terbuka bagi siapapun yang ingin berkarya, berkolaborasi, dan membawa dampak positif," kata Leonard.

Berlokasi di Urban Forest Cipete, festival ini memanfaatkan ruang hijau terbuka sebagai tempat berkumpul yang nyaman di tengah padatnya aktivitas kota. Selain menikmati berbagai tenant, pengunjung juga dapat mengikuti aktivitas komunitas, menikmati pertunjukan musik, hingga bersantai di area terbuka yang dirancang untuk menghadirkan pengalaman yang lebih dekat dengan alam.

Untuk mendukung kenyamanan pengunjung, myBCA kembali menjadi Official Banking Partner dengan menghadirkan kemudahan transaksi melalui aplikasi myBCA dan Paylater BCA, lengkap dengan berbagai penawaran eksklusif selama acara berlangsung. Sementara itu, MRT Jakarta kembali menjadi Official Public Transport Solution, memudahkan akses menuju lokasi festival yang berada tidak jauh dari Stasiun MRT Cipete. Kolaborasi dengan TACO sebagai Creative and Innovation Enabler juga dihadirkan melalui penggunaan berbagai material yang mendukung desain area dan booth para tenant.

Seperti penyelenggaraan sebelumnya, musik menjadi salah satu daya tarik utama TAMAN brightspot. Tahun ini, festival menghadirkan beragam musisi lokal lintas genre, di antaranya Pure Saturday, Andien, Batavia Collective, Aziz Hendra, serta sejumlah penampil lainnya yang merepresentasikan keberagaman selera musik masyarakat urban.

Anton berharap TAMAN brightspot dapat terus menjadi ruang yang mempertemukan masyarakat dari berbagai latar belakang.

"TAMAN brightspot selalu terbuka bagi siapa saja yang ingin datang, bertemu, dan berbagi. Kami percaya, kota yang hidup adalah kota yang memberi ruang bagi warganya untuk saling terhubung. Karena itu, kami mengundang semua orang untuk menjadi bagian dari energi yang menghidupkan taman ini," tutup Anton.

TAMAN brightspot 2026 berlangsung selama dua pekan, 31 Juli–2 Agustus dan 7–9 Agustus 2026, di Urban Forest Cipete, Jakarta Selatan. Informasi mengenai jadwal acara dan promo dapat diakses melalui aplikasi Brightspot serta akun Instagram @tamanbrightspot.

Share Artikel:

Oleh: Ida Umy Rasyidah

Artikel Pilihan