Ilustrasi dokter yang tangani pasien positif COVID-19. (Freepik/Edited by HerStory)
Happy hypoxia adalah gejala baru yang dialami oleh pasien positif terinfeksi virus corona. Kondisi tersebut akan membuat penderita memiliki kadar oksigen yang cukup rendah sehingga dapat menyebabkan ketidaksadaran hingga kematian.
Saat pasien corona terkena happy hypoxia, tingkat konsentrasi oksigen pada tubuhnya mengalami penurunan di bawah 60 persen. Ketika hal itu terjadi, pasien corona enggak akan merasakan gejala apapun. Makanya, kondisi happy hypoxia itu sering enggak terdeteksi dengan dokter.
Baca Juga: Waduh! Sejumlah Pasien Positif Virus Corona Alami Happy Hypoxia, Bahaya Enggak Ya?
Baca Juga: Penelitian: Enggak Cuma Menyerang Paru-paru, Virus Corona Juga Menginfeksi Usus!
Kondisi happy hypoxia ini cukup berbahaya karena enggak memiliki gejala dan tiba-tiba saja pasien tersebut mendadak pingsan atau terjatuh. Kondisi ini juga bisa menyebabkan komplikasi lebih lanjut, lho.
Baca Juga: Perokok Memiliki Risiko Lebih Tinggi Terinfeksi Virus Corona! Ini Alasannya...
Dilansir dari thesun.co.uk, pasien yang mengalami happy hypoxia dengan saturasi 30 persen, pada akhirnya meninggal dalam kurun waktu seminggu yang sebelumnya sempat dirawat di dalam ventilator.