HerStory, Bekasi —
Gak ada orang tua yang ingin anak mereka lahir secara prematur. Namun, terkadang ada beberapa kondisi yang mengharuskan bayi lahir secara prematur. Meskipun lahir dengan baik, Moms mungkin diliputi ketidakpastian tentang cara merawat bayi prematur.
Bayi prematur memang gak seperti bayi cukup bulan. Tubuh bayi prematur gak sepenuhnya berkembang sehingga membutuhkan perawatan intensif dan pemantauan khusus. Oleh sebab itu, Moms mungkin memiliki keraguan tentang cara merawat bayi prematur di rumah.
Berikut panduan untuk merawat bayi prematur di rumah, dilansir dari berbagai sumber.
- Pastikan Si Kecil mendapatkan cukup ASI. Kamu mungkin akan mengalami masalah dalam pelekatan. Sebagai alternatif, kamu dapat memompa ASI dan menyusui dengan botol. Dalam beberapa kasus, dokter mungkin menyarankan kamu untuk memberi susu formula. Ini mungkin susu formula khusus untuk bayi prematur.
- Bayi prematur membutuhkan delapan hingga 10 kali menyusui setiap hari. Karena itu, pastikan Moms memberi makan bayi secara berkal dan teratur. Jangan beri jeda lebih dari empat jam pada waktu tertentu, karena bisa menyebabkan dehidrasi yang bisa berbahaya bagi Si Kecil.
- Selalu catat pertumbuhan Si Kecil. Bayi prematur tumbuh berbeda dari bayi cukup bulan. Namun, mereka akhirnya mampu menyusul. Dokter mungkin memberi Bunda grafik pertumbuhan yang berbeda untuk memantau pertumbuhan Si Kecil.
- Periksa penglihatan Si kecil karena mata juling lebih sering terjadi pada bayi prematur daripada bayi cukup bulan. Masalah ini biasanya hilang dengan sendirinya, seiring dengan pertumbuhan dan perkembangan bayi. Dokter mungkin ingin Moms membawa Si Kecil ke dokter mata jika dia memiliki masalah ini. Beberapa bayi prematur memiliki penyakit mata yang disebut retinopati prematuritas (ROP), yaitu pembuluh darah kecil di mata tumbuh tidak normal.
- Selain pengihatan, Moms juga wajib memeriksa pendengaran Si Kecil. Bayi prematur juga lebih mungkin mengalami masalah pendengaran dibandingkan bayi cukup bulan. Jika melihat bayi sepertinya gak mendengar, beri tahu dokter. Moms dapat memeriksa pendengaran bayi dengan membuat suara di belakang atau di sampingnya. Jika bayi tidak menoleh atau bereaksi terhadap suara keras, beri tahu dokter.
- Selalu berkonsultasi dengan dokter. Bahkan setelah meninggalkan rumah sakit, Moms harus tetap berhubungan dengan dokter bayi secara teratur, dan terus mengikuti tips tentang cara merawat bayi. Jika perlu, Moms juga dapat mengunjungi dokter.
- Bayi prematur membutuhkan banyak tidur, dan ia mungkin menghabiskan sebagian besar waktunya untuk tidur. Pastikan dia berbaring di kasur yang kokoh dan tanpa bantal. Jangan pernah meletakkan bayi dengan perut di bawah, selalu pastikan Si Kecil tidur telentang.
- Moms mungkin harus menunggu sedikit lebih lama untuk memberikan makanan padat karena bayi prematur mungkin kesulitan menelan makanan. Dokter biasanya menyarankan untuk memperkenalkan makanan padat sekitar 6 bulan setelah tanggal perkiraan kelahiran bayi, dan bukan tanggal lahirnya yang sebenarnya.
- Selain mengunjungi dokter, Bunda mungkin harus menahan diri untuk tidak membawa Si Kecil keluar selama beberapa minggu. Ini karena bayi prematur lebih rentan terkena infeksi, yang bisa berakibat fatal baginya.
- Lakukan perawatan kanguru di rumah selama beberapa minggu. Kontak kulit ke kulit sangat baik untuk pertunbuhan Si kecil.
- Jangan lupa membawanya untuk diimunisasi, dan pastikan Moms melakukannya sesuai jadwal.
-
Kekebalan bayi sangat rendah, oleh karena itu, ada baiknya untuk membatasi pengunjung di rumah. Pastikan siapa pun yang bertemu atau menyentuh bayi harus mencuci tangan sebelum melakukannya.
Adapun sebelum keluar dari rumah sakit, bayi prematur harus memenuhi beberapa persyaratan dasar untuk memastikan kesehatan yang baik dan masalah medis yang lebih sedikit. Selain memastikan berat minimum, unit perawatan intensif neonatal (NICU) akan mengevaluasi bayi berdasarkan tiga kriteria berikut:
- Bisakah bayi mempertahankan suhu tubuh di tempat tidur terbuka setidaknya selama 24 hingga 48 jam, tergantung pada seberapa prematur bayi itu saat lahir?
- Bisakah bayi menerima ASI atau susu formula tanpa makanan tambahan melalui selang?
- Bisakah berat badan bayi bertambah dengan stabil?
Kebanyakan bayi prematur memenuhi kriteria ini setelah dua hingga empat minggu sebelum mencapai tanggal jatuh tempo hari kelahirannya.