Ilustrasi pasangan yang mengeluhkan saat berhubungan seksual. (Freepik/elnurfreepik)
Film porno terkadang menjadi cara untuk meningkatkan gairah di ranjang. Tetapi, banyak orang nggak sadar bahwa menonton film pornografi gak hanya bikin kecanduan saja, tetapi juga bisa berdampak buruk bagi kehidupan mereka.
Salah satunya adalah menganggu produktivitas bekerja hingga merusak hubungan. Dikutip dari Healthshots, tercatat kelompok laki-laki lebih sering menonton film porno dibanding perempuan.
Di sisi lain, ada enam efek negatif yang terjadi bila telah kecanduan menonton film porno. Antara lain:
Efek yang pertama terjadi adalah adanya kekosongan terhadap hubungan dengan pasangan. Di sini, pecandu pornogarfi bisa merasa tidak mampu dalam suatu hubungan, atau merasa gak cukup.
Bila seseorang sudah terbiasa menonton pornografi, mereka akan kehilangan minat seksual. Lebih parahnya, mereka akan sulit mengalami terangsang secara seksual dengan pasangannya.
Sedangkan bagi wanita yang kecanduan menonton film porno untuk kebutuhan seksualnya, mereka akan sulit menemukan pasangan yang cukup memadai.
Dalam beberapa kasus, seseorang yang menonton film pornografi dianggap sebagai sebuah perselingkuhan dan pengkhianatan terhadap pasangan. Tentunya, hal ini akan berimbas negatif pada hubungannya dalam jangka panjang.
Efek yang paling bahaya dari pornografi adalah memengaruhi kesehatan mental secara negatif. Dan itu akan berpengaruh terhadap ikatan emosional, kepercayaan, dan rasa saling menghormati dalam hubungan.
Dikatakan, pornografi dapat memicu perasaan gak mampu, rasa tidak aman, ketidakjujuran, dan penipuan. Parahnya, efek ini akan memicu rusaknya suatu hubungan asmara.
Bagi perempuan yang kecanduan pornografi, mereka akan mengalami penurunan harga diri. Tentu saja, perempuan menjadi lebih tidak percaya diri setelah mengonsumsi film porno karena penggambaran tubuh dan seksualitas yang tidak akurat.
Lihat Sumber Artikel di Suara.com
Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama HerStory dengan Suara.com. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel yang tayang di website ini menjadi tanggung jawab HerStory.