Menu

Kerap Dilewatkan, Ini Alasan Penting Periksa Golongan Darah Sebelum Menikah, Catat Beauty!

16 Februari 2022 11:05 WIB

Ilustrasi donor darah. (Unsplash/Edited by HerStory)

HerStory, Bogor —

Beauty, banyak hal yang harus dilakukan pasangan sebelum menikah. Mulai dari menyapkan baju untuk menikah, gedung, catering, dan hal lainnya.

Namun, ada satu hal yang paling penting yang harus kamu lakukan sebelum menikahi pasangan, yakni mengetahui informasi tentang kesehatannya.

Ya, informasi tentang kesehatan pasangan adalah hal yang banyak dari kita lewatkan. Padahal, itu sama pentingnya dengan aspek lainnya.

ika kamu berbicara tentang mencocokkan golongan darah, itu tidak perlu. Tetapi yang memainkan peran penting adalah mengetahui golongan darah ABO dan Rh pasanganmu.

Apa itu ABO dan Rh?

ABO mencakup semua golongan darah seperti O, A, B dan AB. Rh adalah senyawa yang mungkin atau mungkin tidak ada pada permukaan sel darah merah.

Tes yang dilakukan untuk mengetahui Rh seseorang, menentukan apakah orang tersebut Rh-positif atau Rh-negatif.

Mengapa mengetahui ABO dan Rh itu penting?

Jika seorang wanita Rh-negatif menikah dengan pria Rh-positif, ada kemungkinan mereka akan memiliki bayi dengan Rh-positif. Kondisi ini dapat menyebabkan isoimunisasi Rh, yang berarti selama perkembangan bayi dalam kandungan, darah bayi dapat masuk ke dalam tubuh ibu.

Keadaan ini dapat meningkatkan kemungkinan memproduksi antibodi dalam tubuh ibu. Dan karena darah Rh-positif bayi asing bagi sistem kekebalan ibu, darah itu dapat melintasi plasenta dan memasuki darah bayi yang dapat menghancurkan sel-sel darah merah Rh-positif bayi. Bayi dapat menjadi rentan terhadap berbagai penyakit seperti anemia dan penyakit kuning.

Oleh karena itu, jika kamu mengetahui pasanganmu ABO dan Rh, kamu dapat memberi tahu dokter yang mungkin dapat membantu dalam mengambil langkah pencegahan selama kehamilan dan persalinan.

Tes medis yang harus dilakukan sebelum pernikahan

Nah Beauty, selain penting untuk mengetahui ABO dan Rh sebelum menikah, kamu juga sangat disarankan untuk melakukan tes medis pra-nikah, seperti:

1. HIV dan PMS

Penyakit ini sangat menular dan mengetahui apakah pasangan kamu mengidap HIV atau PMS, dapat membantumumencegah infeksi.

2. Uji kesuburan

Jika kamu ingin merencanakan memiliki bayi setelah menikah, kamu bisa melakukan tes kesuburan. Tes kesuburan melibatkan analisis air mani hingga analisis hormonal dan ultrasound.

3. Riwayat medis genetik

Adalah bijaksana untuk mendapatkan informasi tentang riwayat kesehatan keluarganya. Karena ada beberapa penyakit yang diturunkan dalam keluarga, mengetahuinya sebelumnya dapat membantumu mengambil tindakan pencegahan yang tepat.

4. Tes thalassemia

Ini adalah tes penting karena dapat mencegah kemungkinan cacat lahir pada anak-anak. Ketika kedua pasangan yang menderita thalassemia minor menikah, kemungkinan besar anakmu akan mengalami beberapa cacat lahir.

Semoga informasinya bermanfaat, ya!

Artikel Pilihan