Ilustrasi organ kelamin pria (Himedik/Edited by HerStory)
Belum mencapai orgasme, tetapi Mr P sudah loyo? Kemampuan dan daya tahan ereksi yang melemah memang dapat membuat sesi bercinta nggak nikmat lagi.
Nah, agar hal itu tidak terjadi lagi, para pria wajib tahu faktor-faktor penyebab yang bisa menyebabkan ereksi nggak tahan lama. Apa saja? Dikutip dari WebMD, berikut 6 penyebab ereksi tidak tahan lama yang dialami lelaki.
Ragam penyakit metabolik seperti tekanan darah tinggi, diabetes, hingga kolesterol membuat aliran darah ke Mr P tidak lancara, sehingga ereksi tidak tahan lama.
Masalah hormonal seperti kadar testosteron yang rendah bisa jadi penyebab ereksi tidak tahan lama. Masalah ini lazim dialami lelaki di usia paruh baya.
Beberapa tipe obat, seperti obat hipertensi dan antidepresan, berperan dalam mengurangi laju darah menuju area Mr P. Konsumsi obat-obatan ini bisa membuat ereksi tidak tahan lama.
Kelebihan berat badan, kegemukan, dan obesitas, membuat lemak menumpuk. Penumpukan lemak bisa menyebabkan masalah hormonal hingga berkurangnya aliran darah ke area Mr P, membuat ereksi tidak tahan lama.
Merokok bisa menyebabkan plak yang menumpuk di pembuluh darah. Sementara minum alkohol mungkin membuat Anda lebih gairah, namun menurunkan performa bercinta, yang membuat ereksi tidak tahan lama.
Stres berat membuat hormon kortisol menyebar ke seluruh tubuh. Hal ini bisa menurunkan kadar hormon testosteron, yang akhirnya membuat gairah becinta hilang dan ereksi tidak tahan lama.
Lihat Sumber Artikel di Suara.com
Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama HerStory dengan Suara.com. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel yang tayang di website ini menjadi tanggung jawab HerStory.