Ilustrasi telur asin. (Pinterest/Freepik)
Telur merupakan salah satu makanan yang banyak disukai dan menjadi pilihan menu sederhana bagi keluarga. Selain mudah didapat, makanan ini juga sangat mudah untuk diolah.
Misalnya telur rebus yang mudah untuk dibuat. Olahan ini dianggap praktis dan kandungan gizinya juga terjaga.
Meski mudah, ternyata merebus telur gak boleh sembarangan, lho. Pasalnya, jika kamu melakukan kesalahan, maka akan berdampak pada kesehatan keluarga ketika mengonsumsinya.
Oleh karena itu perhatikan beberapa hal yang gak boleh kamu lakukan ketika merebus telur yang sudah Herstory rangkum berikut ini, Kamis (10/3/2022).
Memasukkan telur ke air panas akan membuatnya lebih cepat matang. Namun, cara ini dapat menyebabkan kerusakan pada telur.
Metode ini dapat menyebabkan cangkang retak sebab terguncang oleh didihan air panas. Akibatnya putih telur akan keluar dan membuat penampilannya tak bagus lagi.
Sebaiknya rebuslah telur dalam air sedang. Meski butuh waktu lebih lama, metode ini akan menjaga tampilan telur tetap baik.
Jika merebus telur lebih dari 6 menit, maka kuning telur akan mengeras. Butuh sekitar 2 hingga 4 menit agar bakteri dalam telur benar-benar hilang.
Merebusnya terlalu lama bukanlah hal baik sebab akan menyebabkan nutrisi dan mineral yang dikandungannya berkurang. Bahkan hal ini menyebabkan degenerasi protein yang berdampak buruk bagi kesehatan.
Cara mencegah telur pecah adalah dengan memasukkannya ke air dingin usai direbus. Kamu juga dapat menusuknya menggunakan jarum agar udara masuk ke dalam.
Tak hanya itu, ada tips lain yang dapat Moms coba yaitu dengan menambahkan jeruk nipis ke dalam air rebusan. Tambahkan irisan jeruk nipis secara bersamaan saat air mulai dipanaskan.