Ilustrasi ibu memeluk putrinya (yeni.mobi/Edited by HerStory)
Memukul menjadi salah satu topik parenting yang paling banyak diperdebatkan. Bagi banyak orang tua, memukul bisa menjadi cara tercepat dan paling efektif untuk mengubah perilaku anak.
Namun menurut American Academy of Pediatrics (AAP) memukul memang dapat mengubah seorang anak dengan cepat, tetapi dampaknya tidak bertahan lama.
Kekerasan terhadap anak tidak hanya sebatas memukul. Ada bentuk kekerasan lain yang mungkin tidak Moms sadari, yaitu kekerasan emosional atau verbal.
Beberapa tindakan kekerasan emosional yang sering tidak disadari diantaranya memanggil anak dengan nama yang tidak seharusnya, berteriak, menghina, mengabaikan, dan membiarkan anak menyaksikan argumen orang tuanya.
Selain tidak efektif, kekerasan juga sangat berpotensi merusak kesehatan fisik dan mental anak dalam jangka panjang.
Jika Moms tak ingin hal ini terhadi pada Si kecil, berikut tips untuk mendisiplinkan balita tanpa kekerasan, dilansir dari Healthy Children.
Ingatlah bahwa, sebagai orang tua, Moms dapat memberi diri waktu istirahat jika merasa di luar kendali. Pastikan saja anak berada di tempat yang aman. Ketika merasa lebih baik, kembalilah ke anak, peluk dan mulai dari awal. Jika merasa telah melakukan kesalahan, biarkan anak menangkan diri, kemudian minta maaf. Pastikan Bunda tidak akan melakukan kesalahan yang sama di masa depan.
Lihat Sumber Artikel di Akurat
Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama HerStory dengan Akurat. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel yang tayang di website ini menjadi tanggung jawab HerStory.