Illustrasi bercinta di air (Freepik/Edited by HerStory)
Bercinta di dalam air, mungkin akan terdengar sangat romantis dan sensual. Tapi sebelum melakukannya, sebaiknya ketahui dulu risiko dan bahayanya.
Dilansir dari suara.com, berikut adalah beragam bahaya bercinta di dalam air menurut ginekolog Diana Hoppe:
Klorin dan bahan kimia lain yang digunakan di bak mandi dapat mengacaukan PH vagina dan membunuh bakteri baik lain. Kalau sudah begitu, bakteri jahat bisa masuk lebih mudah dan mungkin saja menyebabkan infeksi.
Meskipun bakteri gonore atau kencing nanah tak melayang-layang di kolam renang, tapi mandi air panas juga tak akan mensterilkan PSM yang mungkin dibawa oleh pasangan kamu. Seorang masih bisa tertular penyakit seks menular dari berhubungan seks di bawah gelembung.
Berhubungan seks di air panas juga bisa menyebabkan pseudomonas folliculitis atau peradangan kuliat yang terjadi pada orang yang suka berendam di bak mandi air panas. Kondisi ini membuat kulit terasa gatal, tampak benjolan merah, namun bisa hilang dengan sendirinya dalam beberapa hari.
Meksipun memakai kondom, bercinta di dalam air bisa membuat karet kondom longgar dan terlepas. Sementara itu, sprema juga masih bisa hidup ketika masuk ke dalam vagina, sekalipun terendam di dalam air.
Kecuali jika kamu berhubungan seks di bak mandi air panas yang penuh dengan cairan pelumas, bercinta di air kan menyebabkan sakit yang tak tertahankan, karena air justru menghilangkan pelumas dan membuat penetrasi terasa perih.
Lihat Sumber Artikel di Suara.com
Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama HerStory dengan Suara.com. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel yang tayang di website ini menjadi tanggung jawab HerStory.