Ilustrasi Diabetes (Pixabay/Tumisu)
Seperti diketahui hampir seluruh makanan dan minuman memiliki kandungan gula di dalamnya, baik itu gula alami maupun perasa buatan.
Sementara itu, tubuh memerlukan gula sebanyak 50 gram per hari atau setara dengan 5-9 sendok teh. Namun jika mengonsumsi makanan manis secara berlebih secara terus menerus bisa meningkatkan terkena risiko diabetes. Jika sudah demikian, maka pola makannya pun harus terjaga.
Dilansir dari BoldSky, berikut makanan yang harus dihindari bagi para penderita diabetes.
Kentang adalah makanan yang memiliki kadar gula tinggi. Bahkan kadar indeks glikemik yang dihasilkan kentang lebih tinggi daripada kadar indeks glikemiks nasi. Untuk 150 gram kentang saja kadar glikemiknya mencapai angka 82, sedangkan untuk jumlah yang sama, nasi memiliki kadar glikemik sebesar 72. Indeks glikemik sendiri merupakan angka yang menunjukkan seberapa cepat makanan diproses menjadi glukosa dalam tubuh. Semakin tinggi nilai indeks glikemiknya, maka semakin tinggi kadar gula darah dalam tubuh.
Jagung sendiri pada dasarnya dianggap sebagai sayuran manis. Meski kaya akan vitamin, mineral, dan serat makanan, tetapi hal ini dapat meningkatkan kadar glukosa dalam darah jika dikonsumsi dalam jumlah besar. Bahkan mengonsumsi sirup jagung fruktosa saja bisa memicu munculnya diabetes.
Pisang sebenarnya masih aman untuk dikonsumsi penderita diabetes asalkan bisa menakar jumlah karbohidrat total yang dikonsumsinya. Kadar indeks glikemik yang dimiliki pisang juga berada dalam batas rendah hingga sedang, berkisar di angka 42 hingga 62. Namun semakin matang pisang tersebut maka semakin tinggi pula kadar glikemiknya.
Segala biji-bijian putih, seperti roti putih, pasta putih, dan beras mengandung pati yang tinggi. Beras yang sudah diolah menjadi nasi putih berbahaya bagi penderita diabetes, apalagi jika nasi tersebut masih panas. Sebab semakin panas nasi maka semakin tinggi indeks glikemik yang dimilikinya. Jadi jika ingin memakan nasi putih, pastikan berada dalam keadaan dingin dan dengan jumlah yang secukupnya.
Protein memang penting bagi pertumbuhan dan perkembangan tubuh. Tetapi beberapa produk daging, seperti daging sapi dan kambing memiliki kadar protein yang tinggi dan dapat mengakibatkan diabetes jika dikonsumsi dalam jumlah yang besar. Namun kamu tetap bisa mendapatkan protein dengan mengonsumsi makanan nabati, seperti dari kacang-kacangan.
Makanan seperti kentang goreng, burger, dan pizza memang menarik untuk dikonsumsi. Tetapi makanan mengandung lemak jenuh ini harus sangat dihindari bagi para penderita diabetes. Makanan yang mengandung lemak jenuh dan trans akan meningkatkan kadar kolesterol dalam darah. Jika kadar kolesterol naik, maka diabetes pun akan ikut meningkat.
Lihat Sumber Artikel di Akurat
Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama HerStory dengan Akurat. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel yang tayang di website ini menjadi tanggung jawab HerStory.