Menu

Ketahui 4 Ciri Ini Moms, Jika Gairah Seks Suami Menurun di Ranjang

24 Maret 2022 17:00 WIB

Ilustrasi demiseksual (Istockphoto/Gmast3r)

HerStory, Tangerang —

Dalam urusan ranjang ada kalanya seorang suami mengalami stres dan depresi karena faktor pekerjaan. Biasanya hal ini turut mempengaruhi gairahnya di ranjang.

Pada kasus yang lebih fatal, hormon testosteron pada pria turut menurun drastis. Padahal hormon ini sangat berpengaruh pada kesuburan pria, khususnya meningkatkan kepuasan di ranjang.

Lantas apa saja faktor yang mempengaruhi menurunya gairah pria ini? Simak ulasannya seperti dilansir dari GenPI.co.

1. Rendahnya dorongan berhubungan

Testosteron memiliki peran utama dalam mengatur dorongan seks, selain dari faktor hormonal lainnya dan perubahan mood seseorang. Rendahnya gairah berhubungan akibat kadar hormon pria yang terlalu rendah, ditandai dengan jarangnya terjadi anu pria mengeras.

2. Volume cairan pria terlalu sedikit

Cairan pria berperan dalam membantu mani berenang untuk membuahi sel telur saat melakukan hubungan. Semakin banyak kadar testosteron seorang pria, semakin banyak cairan yang bisa mereka hasilakn. Itulah sebbanya kadar testosteron terlalu rendah bisa diketahui dari seberapa banyak cairan yang dihasilkan saat seorang pria.

3. Mudah kelelahan

Testosteron juga berperan penting dalam menghasilkan dan mengatur energi tubuh. Ciri pria yang kekurangan hormon ini bisa ditandai dengan rasa lemas berlebihan dan penurunan energi dari biasanya.

Hal ini bisa saja tejadi meskipun waktu istirahat tidur malam sudah mencukupi. Selain itu, ciri lainnya adalah kurang motivasi untuk melakukan aktivitas fisik.

4. Kerontokkan rambut

Menstimulasi pertumbuhan rambut adalah salah satu peran dari hormon testosteron. Jika suami mengalami kebotakan pada rambut kepala tak selalu berarti rendahnya testosteron pada pria, namun kondisi ini juga bisa jadi karena gejala alami penuaan.

Namun, jika kerontokan juga memengaruhi rambut pada bagian tubuh selain kepala, misal rambut wajah, ketiak, atau kaki, hal ini bisa menjadi pertanda kuat rendah atau menurunnya kadar hormon pria.

Lihat Sumber Artikel di GenPI

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama HerStory dengan GenPI. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel yang tayang di website ini menjadi tanggung jawab HerStory.

Artikel Pilihan