Ilustrasi Anak Makan MPASI (Shutterstock/Edited By HerStory)
Moms, memberikan makanan pendamping ASI (MPASI) rupanya harus melihat tanda-tanda kesiapan pada bayi dan mengobservasi apakah ada makanan yang tak coock dengan tubuh anak.
Oleh karena itu sebelum memberikan anak MPASI, ada baiknya orang tua memperhatikan 3 kiat penting di bawah ini. Apa saja?
Menurut IDAI, penting untuk memperhatikan kesiapan si kecil. Jika si kecil belum siap, pemberian MPASI bisa berdampak buruk pada kesehatannya.
Di usia enam bulan, anak biasanya sudah mampu menggenggam barang dan memasukkannya ke dalam mulut, mulai belajar duduk tegap mandiri hingga menunjukkan respons membuka mulut saat sendok didekatkan.
Pemberian MPASI jangan terlalu banyak dan sering, atau terlalu sedikit dan jarang. IDAI menyebutkan bahwa si kecil mulai MPASI sebaiknya berikan sebanyak 2 kali sehari dengan 2-3 sendok sekali makan sebagai awalan.
Pasalnya, sistem pencernaan si kecil masih dalam proses penyempurnaan, Moms. Menurut WHO, lambung si kecil hanya berukuran 20i ukuran lambung orang dewasa.
Moms bisa meningkatkan frekuensi dan jumlah porsi MPASI si kecil secara bertahap seiring dengan pertumbuhannya.
Saat memulai MPASI, tesktur makanan yang cocok untuk si kecil adalah yang berbantuk bubur kental (puree).
Hal ini dilakukan untuk menjamin kenyamanan dan keamanan makan si kecil memudahkannya untuk menelan, serta menghindari risiko tersedak.
Barulah seiring dengan perkembangnnya, moms bisa mulai kenalkan variasi tekstur MPASI lainnya untuk si kecil.
Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama HerStory dengan GenPI. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel yang tayang di website ini menjadi tanggung jawab HerStory.