Seorang wanita sedang berendam di bathtub. (unsplash/bruce mars)
Mandi merupakan salah satu aktivitas harian yang rasanya menjadi kewajiban untuk dilakukan. Dengan mandi, tubuh menjadi lebih bersih dan juga segar. Makanya enggak heran, kalau mungkin banyak di antara kamu yang senang berendam untuk sekadar merilekskan tubuh dan juga pikiran.
Tapi Beauty, tahu enggak sih kalau ternyata ada kebiasaan yang sering dilakukan saat mandi dan memicu masalah pada kulit. Seperti yang disebutkan dalam laman The Healthy, dokter kulit asal Tulane University, Amerika Seikat, dr Patricia Garis, mengatakan kalau kebiasaan mandi yang salah bisa menyebabkan kulit menjadi kering, gatal, hingga peradangan pada kulit.
Nah Beauty, makanya penting banget nih kamu mengetahui kebiasaan saat mandi apa saja yang justru membuat kulit menjadi rusak. Menyadur dari laman onegoodthingbyjillee.com, Kamis (3/9/2020), berikut empat di antaranya.
Beauty, mungkin banyak di antara kamu yang begitu menyukai mandi dengan air panas. Apalagi kalau cuacanya lagi dingin, pasti kamu akan memilih untuk mandi dengan air hangat cenderung panas. Tapi, hal ini enggak terlalu baik untuk kulit lho!
Kulit mempertahankan kelembapan dengan menghasilkan minyak alami. Tetapi, mandi dengan ar panas dapat menghilangkan minyak tersebut dan membuat kulit terasa kering dan bersisik.
Air panas juga dapat memicu respon peradangan pada kulit. Enggak cuma bikin kulit kering aja, tapi juga kemerahan, gatal, dan iritasi. Untuk menghindari kondisi kulit yang enggak nyaman ini, kamu bisa menggunakan suhu air dengan kisaran hangat kuku.
Siapa sih yang enggak suka mandi berlama-lama? Tapi, ternyata kelamaan mandi justru bikin kulit menjadi rusak. Beauty, alangkah baiknya mandi dengan kurun waktu 5-10 menit. Hal ini untuk menghindari efek yang bisa bikin kulit menjadi kering karena terlalu lama terkena air.
Sangat penting kamu lakukan untuk menghilangkan semua sisa sabun atau shampo dari tubuh saat mandi. Kalau kamu terburu-buru membilasnya dan meninggalkan sisa sabun di kulit, kulit tersebut kemungkinan menjadi kering dan merasa gatal setelahnya.
Menggosok kulit terlalu keras saat mandi juga dapat merusak kulit. Kulit bisa saja terkelupas karena menggosoknya terlalu kencang dan keras. Bahkan, hal ini dapat mengganggu pelindung alami kulit, dan menyebabkan kekeringan serta iritasi.
Kamu bisa menggosok kulit dengan waslap yang lebih lembut. Pastikan pula untuk menjaga kebersihan dari waslap tersebut. Hal ini harus kamu lakukan untuk terhindar dari bakteri yang bisa saja menempel pada alat pembersih tersebut.
Semoga bermanfaat!