Menu

Jangan Keliru, Ini 5 Mitos Cacar Monyet yang Banyak Dipercaya, Ketahui Faktanya Nih!

04 Agustus 2022 09:00 WIB

Ilustrasi pengidap monkeypoz atau cacar monyet (Freepik/Edited by HerStory)

HerStory, Jakarta —

Cacar monyet alias monkeypox adalah penyakit infeksi virus yang disebabkan oleh virus langka dari hewab. Monyet adalah inang utama dari virus monkeypox, makanya penyakit ini disebut dengan cacar monyet.

Saat ini, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan bahwa wabah cacar monyet menjadi darurat kesehatan global. Namun, masih banyak informasi seputar cacar monyet yang enggak sesuai dengan faktanya.

Nah, untuk itu, kamu harus mengetahui dan memahami fakta seputar cacar monyet. Pasalnya, informasi yang salah justru akan semakin menyesatkan dan bisa memicu penyebaran virus yang lebih buruk.

Melansir dari laman Times of India, berikut ini lima mitos cacar monyet yang masih sering dipercaya masyarakat. Apa saja? Yuk, simak baik-baik, ya!

1. Mitos: Cacar monyet menyebar dari negara-negara Afrika

Faktanya, penyebaran virus cacar monyet sejauh ini bukan dari negara-negara tersebut. Kasus cacar monyet yang dilaporkan pada tahun 2022 ini enggak berkaitan dengan riwayat perjalanan ke negara-negara tersebut.

2. Mitos: Cacar monyet mematikan

Faktanya, CDC AS telah menyatakan bahwa lebih dari 99 persen orang yang terinfeksi cacar monyet kemungkinan akan bertahan hidup, tapi gejala yang dialami mungkin terasa menyakitkan.

3. Mitos: Cacar monyet mirip cacar air

Faktanya, infeksi cacar monyet berbeda dengan cacar  air. Selain gejala cacar monyet yang lebih menyakitkan, cacar monyet juga menyebabkan kelenjar getah bening membengkak.

4. Mitos: Hanya pria gay yang tertular cacar monyet

Faktanya, CDC AS telah menyatakan bahwa cacar monyet bukanlah penyakit meular seksual. Cacar monyet bisa menyebar ketika orang yang sehat melakukan kontak dengan orang yang terinfeksi, melakukan hubungan seks atau kontak fisik dekat.

5. Mitos: Gak ada vaksin cacar monyet

Faktanya, meskipun enggak ada vaksin eksklusif untuk cacar monyet, CDC AS mengatakan virus cacar monyet dan cacar secara genetik serupa, vaksin yang dikembangkan untuk melindungi terhadap virus cacar dapat digunakan uuntuk mencegah infeksi cacar monyet.

Nahh, itulah beberapa mitos soal cacar monyet yang harus kamu ketahui faktanya. Semoga bermanfaat, ya!

Artikel Pilihan