Ilustrasi kolesterol dalam tubuh. (National Institue on Aging/Edited by herstory)
Moms tentu sudah tahu bahwa kolesterol tinggi menjadi salah satu faktor risiko penyakit jantung. Hal inilah yang membuat kolesterol tinggi sangat ditakuti oleh banyak orang. Namun, di luar sana ternyata masih banyak mitos soal kolesterol tinggi.
Apa saja? Langsung aja yuk kepoin!
Berikut ini beberapa mitos tentang kolesterol tinggi, antara lain:
Meskipun kolesterol meningkatkan risiko penyakit jantung, namun tubuh manusia memerlukan kolesterol untuk fusngi penting. Menurut, Center for Disease Control dan Prevention (CDC), kolesterol dapat membuat hormon dan membangun sel.
Ada dua jenis kolesterol, yakni kolesterol baik atau HDL dan kolesterol jahat atau LDL. Mengapa disebut kolesterol jahat? Pasalnya, jika LDL dalam tubuh tinggi, ini bisa meningkatkan risiko penyakit jantung.
Sebaliknya, jika kadar HDL tinggi, maka ini bisa menurunkan risiko penyakit jantung atau stroke.
Moms, kolesterol tinggi dalam tubuh tidak memicu gejala secara spesifik. Bahkan, seringkali kadar kolesterol tinggi tak disadari hingga memicu komplikasi, seperti serangan jantung dan stroke.
Itulah sebabnya, penting untuk memeriksakan kadar kolesterol tinggi setidaknya setiap lima tahun sekali.
Kata siapa karad kolesterol tidak bisa dikontrol? Faktanya, kolesterol tinggi dalam tubuh d=bisa dikontrol kok Moms. Seperti yang telah dipaparkan sebelumnya, pening untuk mengecek kadar kolesterol setiap lima tahun sekali.
Selain itu, kamu juga bisa memilih untuk mengonsumsi makanan sehat dan membatasi makanan tinggi lemak jenuh, seperti daging, dll. Pilihlah makanan sehat yang banyak mengandung serat dan lemak tak jenuh, seperti buah dan sayuran.
Tak pandang bulu, kolesterol tinggi bisa dialami siapa saja, bahkan mereka yang bertubuh kurus. Ini karena kolesterol tidak dipengaruhi oleh berat badan, melainkan dipengaruhi oleh pola makan, olahraga, tidur, genetik, usia, fungsi tiroid, dan pengobatan.
Itulah beberapa mitos tentang kolesterol yang banyak beredar di masyarakat. Jabgan percaya ya Moms.