Ilustrasi anak-anak sedang olahraga. (iStockphoto/Edited by Herstory)
Moms, olahraga secara rutin tentunya penting dilakukan agar anak aktif bergerak. Apapapun jenis olahraganya, ingatlah untuk selalu melakukan peregangan sebelum dan sesudah olahraga dengan si kecil.
Gerakan peregangan yang dilakukan sebelum mulai berolahraga sebaiknya berupa gerakan dinamis, bukan statis. Misalnya gerakan memutar tangan, mengayunkan kaki, memutar torso, dan sebagainya. Sementara yang dilakukan setelah olahraga sebaiknya berupa gerakan statis yang difokuskan pada area yang banyak dipakai saat berolahraga. Melansir dari sahabatnestle.co.id,Kamis (8/10/2020) berikut manfaat peregangan untuk anak.
Jika si kecil melakukan pemanasan dan gerakan peregangan sebelum mulai berolahraga, maka otot-ototnya menjadi tak kaku, aliran darah ke otot lebih lancar, meningkatkan kekuatan dan jangkauan kerja persendian, dan tubuh lebih siap melakukan gerakan-gerakan dalam senam anak atau olahraga lainnya yang akan ia lakukan.
Jika si Kecil tak melakukan gerakan peregangan terlebih dahulu sebelum berolahraga, tubuhnya akan lebih mudah mengalami cidera karena belum disiapkan untuk melakukan kerja ekstra. Dan jika si Kecil tak melakukan peregangan dan pendinginan setelah ia berolahraga, maka tubuh dan otot-ototnya akan memerlukan waktu lebih lama untuk recovery dan menjadi riskan terkena cedera.
Gerakan peregangan akan meningkatkan fleksibilitas tubuh si Kecil karena turut meregangkan ligamen dan tendon si Kecil. Gerakan peregangan yang dilakukan secara rutin sejak usia dini akan membantu membentuk fleksibilitas tubuh anak hingga ia dewasa kelak.