Bra. (Unsplash/Pablo Heimplatz)
Sulit untuk menemukan bra yang tepat dengan ukuran payudara. Padahal penting banget untuk menemukan ukuran bra yang sesuai dengan ukuran payudara. Salah satunya itu bisa membuat kamu menjadi lebih percaya diri
Di sisi lain, bra yang salah bisa menyebabkan rasa ketidaknyamanan saat digunakan sepanjang hari. Bra yang enggak pas juga bisa menyebabkan banyak masalah kesehatan lho. Berikut ini dampak buruk saat menggunakan bra yang salah:
Jika salah memilih bra, misalnya dengan ukuran terlalu kecil, itu bisa menyebabkan payudara atau punggung terasa nyeri.
"Sebagai kiropraktik (profesi perwatan kesehatan tulang belakang) adalah hal biasa bagi saya untuk merawat wanita dengan sakit tulang rusuk dan nyeri punggung tengah semua dari memakai bra yang tidak pas," ujar seorang Kiropraktik Dr. Rubina Tahir, DC kepada Bustle.
Pemilihan bra yang salah, seperti ukuran yang kekecilan tentu tak cukup menopang payudara. Itu dapat menyebabkan kerusakan kulit payudara yang dapat terlihat sebagai stretch mark dan juga bisa menyebabkan payudara kendur. Meskipun stretch mark dan kendur adalah hal yang normal, namun jika terjadi dengan cepat, hal itu mungkin disebabkan oleh pemilihan bra yang enggak tepat.
"Bra yang salah dapat menyebabkan kendur dan peregangan ligamen Cooper yang tidak dapat diperbaiki," ujar Nicola Rodney-Crook, CEO GetBras.
"Ini adalah ligamen yang dikaitkan dengan kendurnya payudara, dan sekali diregangkan tidak dapat dibalik. Mengenakan bra yang tepat dapat menjaga kesehatan ligamen ini dalam jangka panjang," lanjutnya.
Ketika wanita berukuran cup yang lebih besar mengenakan bra ketat, hal itu dapat meninggalkan lecet dan nyeri di punggung, leher, bahu, hingga payudara. Bra yang didesain untuk orang dengan ukuran cup besar dilengkapi dengan strap yang lebih tebal untuk menyebarkan beban ke bahu dan mencegah lecet atau lekukan.
"Beberapa pelanggan menahan berat payudara [mereka] dengan mengambil dukungan berlebih melalui area leher, menyebabkan otot leher yang nyeri," kata Rodney-Crook.