Ilustrasi vagina yang mengalami keputihan (Pexel/Ivan Babydov)
Beauty, kamu pasti udah tahu kalau kanker serviks adalah salah satu penyakit mematikan yang banyak menyerang wanita. Dan, virus Human papillomavirus (HPV) kemungkinan menyebabkan 95% kasus kanker serviks ini.
Ya, sistem kekebalan yang melemah akibat pengobatan atau human immunodeficiency virus (HIV), penggunaan kontrasepsi oral yang berkepanjangan (pengendalian kelahiran), herpes, dan merokok adalah penyebab lain yang diketahui dari kanker serviks.
Mengetahui bahwa penyakit ini sangat mematikan, maka mengenali tanda-tanda awal kanker serviks penting untuk dilakukan, Beauty, karena penyakit ini termasuk jenis kanker yang banyak terjadi di Indonesia.
Semakin cepat tanda-tandanya dikenali, pengobatan pun bisa segera dilakukan sehingga dapat mencegah perburukan penyakit ini. Dan dikutip dari Times of India, Senin (26/9/2022), berikut sederet tanda-tanda awal kanker serviks yang perlu kamu waspadai, Beauty. Yakni:
Pertumbuhan tumor dapat memberikan tekanan pada dinding panggul, menyebabkan ketidaknyamanan. Ketidaknyamanan panggul pada gilirannya dapat menyebabkan hubungan seksual yang menyakitkan atau pemeriksaan panggul yang menyakitkan.
Karenanya, jika kamu mengalami pembengkakan atau ketidaknyamanan yang tak dapat dijelaskan, maka kamu harus segera menemui ginekolog, Beauty!
Lazimnya, seseorang yang mengidap kanker, maka nafsu makannya akan menurun. Hal ini menyebabkan penurunan berat badan yang tak dapat dijelaskan dan tiba-tiba. Namun, penurunan berat badan juga dapat terjadi terlepas dari nafsu makan yang normal.
Keputihan adalah hal yang normal, proses alami yang membantu menghilangkan sel kulit mati pada Miss B. Namun, keputihan yang tak biasa atau meningkat dapat mengarah pada kanker serviks. Keputihan berdarah memerlukan perhatian medis segera.
Sakit atau nyeri di punggung bawah atau kaki dapat disebabkan oleh tekanan yang diberikan oleh pertumbuhan tumor yang tak terdeteksi. Pembengkakan atau tonjolan yang tak dapat dijelaskan dapat berarti tanda peringatan kanker serviks.
Jika seseorang mengamati pendarahan di antara siklus menstruasi, yang terbaik adalah menghubungi dokter kandungan untuk memastikan penyebabnya atau melakukan tes.
Gejala seperti keputihan yang meningkat/berdarah, nyeri panggul kronis, siklus menstruasi yang lebih berat, berdarah, bau Miss V yang tak sedap, hubungan seksual yang menyakitkan, perdarahan setelah berhubungan, perdarahan pasca-menopause, dan nyeri punggung bawah kronis yang berkelanjutan dialami pada stadium lanjut.
Ingat Beauty, vaksin HPV direkomendasikan sebagai perawatan pencegahan terbaik untuk kanker serviks yang sebagian besar disebabkan oleh infeksi HPV. Namun, kanker serviks stadium awal diobati dengan operasi histerektomi radikal yang melibatkan pengangkatan serviks, rahim, dan sebagian vagina. Sementara, kanker stadium lanjut diobati dengan radiologi atau kemoterapi.
Ingat Beauty, infeksi seksual adalah penyebab utama kanker serviks. Praktik dan kebersihan seks yang aman, pemeriksaan panggul secara teratur, dan vaksin HPV merupakan tindakan yang direkomendasikan untuk menjaga kesehatan serviks dan mendorong pencegahan dan deteksi dini. Semoga informasinya bermanfaat, ya!