Siapa nih yang suka menggoreng makanan? Tahukah kamu kalau minyak goreng yang sudah lebih dari 3 kali pakai sudah tak layak lagi?

Yapp, minyak goreng yang sudah berkali-kali dipakai akan mempengaruhi kesehatan sehingga memicu kanker karena mengandung senyawa karsinogenik.

Namun, saat kamu membuang minyak jelantah di wastafel akan membuat saluran wastafel tersumbat hingga menimbulkan polusi air. Sama halnya membuang minyak jelantah ke tanah akan menyebabkan pori-pori tanah tertutup sehingga tanah menjadi keras dan tercemar.

Nah, salah satu cara mengatasi minyak jelantah ini adalah dengan mendaur ulang menjadi sabun. Sebagai informasi, minyak jelantah banyak didaur ulang menjadi bahan bakar biodiesel, pakan unggas, aromaterapi hingga sabun.

Beberapa orang sudah mencoba membuat sabun dari minyak jelanta karena memang mudah mengolahnya. Bahan-bahannya pun sangat mudah ditemukan.

Saringan kain dengan minyak dalam wadah lalu gunakan arang untuk menyerap kotoran dengan menaruhnya di wadah hasil saringan. Kemudian campur minyak jelantah menggunakan larutan soda api (NaOH), minyak kelapa, cuka apel, fragrance oil atau jeruk nipis, pewarna makanan, dan ekstra daun binahong sebagai bahan anti bakteri.

Tuangkan semua bahanĀ  yang sudah dicampur tersebut ke dalam cetakan lalu diamkan selama 3-5 hari sampai padat. Kamu juga bisa mendesain kemasan yang bagus sebagai hadiah souvenir.

Sabun ini bisa digunakan untuk mencuci baju, alat dapur, menyikat kamar mandi hingga kotoran berlemak, minyak dan noda darah. Sabun ini juga tak pedih di tangan karena enggak mengandung detergen dan pemutih dalam pembuatannya.

Baca Juga: Mau Kulit Putih Bak Artis Korea? Mulai Sekarang Terapkan Rutinitas Ini, Beauty!