Menu

Sering Dibilang Mirip, Ini Perbedaan Gejala Kanker Lambung dan GERD Menurut Dokter Ahli, Jangan Dianggap Remeh Ya Beauty!

25 November 2022 07:30 WIB
Sering Dibilang Mirip, Ini Perbedaan Gejala Kanker Lambung dan GERD Menurut Dokter Ahli, Jangan Dianggap Remeh Ya Beauty!

Ilustrasi terkena Gerd atau Asam Lambung (Freepik.com/jcomp)

HerStory, Bogor —

Beauty, mulai dari pola makan yang salah, flu, hingga kondisi gastrointestinal yang sudah ada sebelumnya, banyak faktor yang dapat menyebabkan perutmu sakit. Sakit perut biasanya jinak dan mudah diobati dengan perubahan pola makan dan obat-obatan. Namun bagaimana jika sakit perut yang kamu alami terus menerus, terasa tak biasa, dan mengganggu aktivitas sehari-hari? 

Bagaimana jika gejala terkait mengindikasikan GERD (gastroesophageal reflux disease) atau sesuatu yang lebih serius seperti kanker perut? Dan, bagaimana kamu membedakan antara gejala serupa yang menakutkan yang dimiliki oleh kedua kondisi tersebut?

Terkait hal itu, Dr. Azhar Perwaiz, Associate Director, GI Surgery, GI Oncology and Bariatric Surgery, Institute of Digestive and Hepatobiliary Sciences, Medanta, Gurugram, pun menjelaskan bahwa kanker lambung dan GERD itu berbeda. 

“Yang pertama terjadi ketika sel kanker berkembang biak tak terkendali di perut dan tumbuh dengan cepat di perut, juga dikenal sebagai kanker lambung. Sedangkan GERD terjadi ketika asam lambung secara teratur mengalir kembali ke dalam tabung yang menghubungkan mulut dan perut,” papar Dr. Azhar Perwaiz, sebagaimana dikutip dari Times of India, Jumat (25/11/2022).

Menurut Dr. Azhar Perwaiz sendiri, penyebab kanker lambung belum diketahui, namun ada faktor risiko yang dapat meningkatkan risiko tersebut, yakni:

  • Penggunaan tembakau dan konsumsi berlebihan dapat meningkatkan risiko kanker lambung
  • Obesitas dikaitkan dengan peningkatan risiko kanker perut. Ini dapat meningkatkan risiko karena perubahan pensinyalan insulin, peradangan tingkat rendah kronis yang terkait dengan obesitas, dan perubahan metabolisme hormon seks
  • Konsumsi makanan asin secara teratur dikaitkan dengan peningkatan risiko kanker perut. Ini termasuk makanan yang telah dikeringkan, diasap, diasinkan, atau diasamkan, serta makanan dengan kandungan garam yang tinggi. Buah dan sayuran segar sebagai bagian dari diet sehat dapat membantu mengurangi risiko Anda.

Di sisi lain, gaya hidup, alkohol, obesitas, merokok, dan pola makan yang tidak sehat semuanya berkontribusi terhadap GERD, kata dia.

Baca Juga: Pernah Alami Gejala Asam Lambung? Redakan dengan 5 Minuman Ini

Baca Juga: Bukan Cuma Maag, GERD Juga Jadi Penyakit yang Diidap Banyak Orang, Sudah Tahu Belum?

Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.