Illustrasi Sedang Foreplay (Freepik/Edited by HerStory)
Foreplay memulai kenikmatan yang dibawa oleh aktivitas seksual sampai kamu mencapai orgasme. Karenanya, jika foreplay berjalan dengan baik, seks pun bisa berjalan lebih baik.
Ini akan menghubungkanmu dengan pasangan lebih banyak, Moms. Alih-alih menghabiskan waktu di tempat tidur dengan cara ritualistik, foreplay akan membuat kalian berdua menantikannya dengan penuh semangat.
Foreplay menciptakan dorongan di dalam tubuh yang mengarah pada gairah seksual. Ini meningkatkan detak jantung, denyut nadi, melebarkan pembuluh darah alat kelamin, membangkitkan tubuh dengan mengantarkan aliran darah ke labia, klitoris, dan penis.
Ini juga merangsang zona erotis tubuh yang merupakan payudara dan puting susu pada kebanyakan orang.
Pada wanita, bisa menginduksi pelumasan pada vagina, yang membuat hubungan seksual kurang menyakitkan bagi sebagian orang.
Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Sexual Research, pria dan wanita sebenarnya mengharapkan foreplay untuk durasi yang lebih lama.
Temuan penelitian seperti dikutip laporan lain mengatakan bahwa pria dan wanita idealnya menginginkan foreplay dilanjutkan selama 20 menit.
"Namun, pria melaporkan durasi ideal hubungan seksual yang jauh lebih lama daripada pasangan mereka," kata penelitian tersebut.
Beberapa penelitian menemukan bahwa foreplay masing-masing berlangsung selama 11-13 menit pada wanita dan pria.
Selama foreplay, kamu perlu menggairahkan titik sensitif seksual pasanganmu, Moms.
Biasanya beberapa bagian tubuh sensitif terhadap sentuhan dan lebih sensitif terhadap ciuman daripada yang lain. Misalnya tulang selangka, cuping telinga, belakang leher dan bahu, tulang kemaluan, bibir, puting susu, belahan dada, batang tubuh, paha, dan sekitar sumsum tulang belakang adalah beberapa zona sensitif seksual yang panas di tubuh manusia. Sekarang, sekali lagi ini bervariasi dari individu ke individu.
Ingat Moms, selalu bersikap lembutlah selama foreplay. Tunggu dan hentikan jika ada sesuatu yang menyakiti pasangan. Ingat, ini semua tentang kesenangan yang kalian berdua dapatkan. Jangan terburu-buru.
Juga, jangan keluar zona selama beraksi. Ini dapat merusak seluruh motif di balik foreplay. Momen yang terlewatkan dalam foreplay sebenarnya adalah kesempatan yang terlewatkan dalam seks.
Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.