Illustrasi Cairan Sperma (Sumber/Shutterstock)
Masalah sperma yang kurang banyak pada pria menjadi hal yang sangat khawatir atas ketidaksuburan yang dialami. Masalah seperti ini umumnya terjadi pada pria di awal usia 30-an yang menyebabkan jumlah sperma lebih rendah.
Seorang Kepala Andrologi & Urologi Rekonstruktif, Rumah Sakit Kokolaben, Mumbai, Dr Sanjay Pandey menjelaskan bahwa konsentrasi sperma normal setidaknya 20 juta per mL, dan apa pun yang lebih rendah dari itu dapat berimplikasi pada kesehatan seksual pria. Untuk mencegah masalah ini, penting untuk memahami penyebabnya.
Ada berbagai alasan mengapa sperma menjadi rendah. Seperti salah satunya Varikokel adalah pembengkakan pembuluh darah yang mengalirkan testis, berdampak pada kualitas sperma.
Kemudian bisa juga terjadi karena infeksi yang dapat memengaruhi kesehatan atau produksi sperma, atau dapat menyebabkan jaringan parut yang mencegah sperma melewatinya. Ini termasuk beberapa infeksi menular seksual, seperti HIV, serta radang testis atau epididimis.
Lantas bagaimana cara meningkatkan jumlah sperma? Berikut ini rangkumannya dari Suara.com.
Simak halaman selanjutnya!
Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.