Wanita yang menunjukkan kehamilannya. (Unsplash/Ignacio Campo)
Kelebihan dan kekurangan berat badan dapat berdampak negatif pada ovulasi wanita. Sel lemak dapat menghasilkan beberapa estrogen. Jadi, saat Moms kelebihan berat badan, lebih banyak estrogen dari yang dibutuhkan dapat memengaruhi keteraturan ovulasi.
Sementara di sisi lain, kekurangan berat badan secara signifikan dapat menyebabkan kurangnya produksi estrogen yang juga menyebabkan ovulasi enggak seimbang. NBC News melaporkan, bahwa pasangan pria dan wanita memiliki indeks massa tubuh (BMI) 35 atau lebih tinggi, 60 persen lebih rendah daripada pasangan yang lebih ramping.
Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.