Di tengah pandemi virus corona, banyak orang yang mulai memperhatikan kesehatannya. Pasalnya hal itu penting untuk meningkatkan daya tahan tubuh dari ancaman infeksi COVID-19.

Enggak heran deh kalau banyak yang melakukan pola hidup sehat dengan beragam macam pola makan sehat. Dari sekian banyak jenis, ada salah satu yang menarik untuk dilakukan karena dinilai sangat fleksibel dan tak menyiksa. Pola makan itu dikenal dengan sebutan flexitarian.

Metode flexitarian belum sepopuler metode pola makan sehat lainnya di Indonesia. Padahal, metode yang berfokus pada peningkatan konsumsi buah dan sayur tanpa betul-betul menghilangkan konsumsi protein hewani, karbohidrat, dan nutrisi tambahan lainnya ini dinilai cukup ideal dalam kondisi pandemi seperti saat ini untuk menjaga daya tahan tubuh.

Konsultan gizi Dr. Rita Ramayulis, DCN, M. Kes, mengatakan bahwa sebanyak 93,6 persen masyarakat Indonesia belum mengonsumsi sayur dan buah setiap harinya dalam porsi yang cukup untuk tubuh. Padahal Indonesia dikenal sebagai salah satu negara dengan memiliki kekayaan alam yang berlimpah termasuk sayur dan buah yang beragam.

Baca Juga: 5 Jenis Sayuran Merah yang Dibutuhkan Untuk Kesehatan Anak